Jakarta, IDN Times - Taiwan menghadapi krisis demografi serius akibat angka kelahiran sangat rendah. Hal ini mengakibatkan populasi menua cepat dan menyusut, yang berdampak langsung pada penurunan angkatan kerja.
Baru-baru ini, Kementerian Dalam Negeri Taiwan meluncurkan laporan mengenai jumlah populasi yang menurun secara keseluruhan dan penuaan penduduk. Disebutkan, pulau berpenduduk lebih dari 23 juta jiwa tersebut telah menjadi 'masyarakat super tua' untuk pertama kalinya.
"Pada 2025 terdapat 4.673.155 orang berusia 65 tahun ke atas di Taiwan atau 20,06 persen dari total populasi," kata data kementerian tersebut yang dirilis pada 9 Januari 2026, dikutip dari The Straits Times.
Ini berarti Taiwan memenuhi kriteria Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk masyarakat super tua, dengan satu dari setiap lima warga berusia 65 tahun atau lebih. Data kementerian juga menunjukkan bahwa orang yang berusia hingga 14 tahun mencapai 11,51 persen dari total populasi.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F12%2F73a53c60ab6c149632fae357810b418e-20260112BAH19.jpg)


