Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya mengakibatkan banjir pada Senin (12/1) pagi. Sejumlah wilayah pun terdampak, kondisi ini juga diperburuk dengan lalu lintas yang macet parah.
Berikut rangkuman peristiwanya:
Banjir hingga Setinggi 95 Cm di Cilandak Timur, 907 Warga Terdampak
Genangan banjir melanda sejumlah wilayah di Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (12/1) pagi.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan, banjir dipicu luapan Kali Krukut yang diperparah hujan berintensitas lebat di wilayah hulu.
“Luapan Kali Krukut dan hujan intensitas lebat di hulu yang mengakibatkan genangan atau banjir di Jalan NIS,” ujar Yohan dalam keterangan tertulis.
Yohan menuturkan, air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 07.45 WIB dengan ketinggian awal 20 sentimeter. Hingga pukul 09.00 WIB, ketinggian air bervariasi di sejumlah titik.
Akibat kejadian ini, total 907 warga terdampak. Di RT 009 RW 003, sebanyak 99 kepala keluarga (KK) atau 326 jiwa terdampak. Di RT 003 RW 003, terdapat 149 KK atau 476 jiwa terdampak, sedangkan di RT 013 RW 001 sebanyak 45 KK atau 105 jiwa terdampak.
Polisi: Rawa Bokor Arah Tol Sedyatmo Banjir 60 Cm
Hujan dengan intensitas cukup deras yang mengguyur Jakarta pada Senin (12/1) pagi menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang hingga banjir. Kondisi ini berdampak pada arus lalu lintas yang tersendat, bahkan kemacetan menjalar hingga ke ruas tol di Jakarta.
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, menyebut kepadatan lalu lintas di tol terjadi akibat banjir di sejumlah jalan arteri yang menjadi akses keluar-masuk tol.
“Kalau padat itu itu Podomoro, Sunter, yang keluar-keluar itu karena arterinya banjir, jadinya dia padat di tol,” kata Dhanar.
Berdasarkan laporan yang diterima pihak kepolisian, banjir terparah sejauh ini terjadi di wilayah Rawa Bokor dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter. Kondisi tersebut membuat petugas melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan.
“Yang parah di Rawa Bokor itu ketinggian 60 cm, kemudian kita lakukan rekayasa untuk yang mau keluar Rawa Bokor kita luruskan bandara. Kalau di keluaran Plumpang, Priok 1 itu mobil sedan enggak bisa melintas, tapi minibus masih bisa,” ungkapnya.
Jalan Hordik Kemayoran Banjir 30 Cm, Pengendara Pilih Putar Balik
Banjir juga melanda kawasan Kemayoran Jakarta Pusat. Banjir membuat kendaraan tak bisa melintas.
Pantauan di lokasi, banjir terjadi di Jalan Hordik menuju ke Jalan Pademangan Timur. Tinggi air setinggi 20-30 cm melanda kawasan itu.
Sejumlah pengendara memilih berhenti di kolong flyover untuk meneduh, memakai jas hujan. Sebagian lagi seperti mempertimbangkan apakah akan menerobos banjir atau tidak.
Banjir di Jakarta, Polisi Sempat Izinkan Motor Masuk Tol Sunter
Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas khusus dengan mengizinkan kendaraan roda dua (motor) masuk ke dalam ruas jalan tol di Sunter.
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, mengkonfirmasi rekayasa lalin ini dilakukan karena jalan arteri di sekitar lokasi sudah tidak bisa dilalui motor akibat genangan air.
"Hari ini Senin tanggal 12 Januari tahun 2026, kami Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas terhadap kendaraan roda 2 untuk memasuki ruas jalan tol," ujar Dhanar kepada wartawan, Senin (12/1).
Dhanar merinci ada dua titik tol yang dibuka sementara untuk kendaraan roda dua untuk melintas yaitu, Gerbang Tol Sunter, Jakarta Utara yang mengarah ke keluaran Kebon Bawang dan Gerbang Tol Jembatan Tiga 1 di Penjaringan, Jakarta Utara yang mengarah ke keluaran Angke.
Rekayasa lalin ini bersifat situasional dan dilakukan dalam durasi yang singkat untuk mengurai kemacetan parah di jalur arteri.
Kali Cijantung Meluap, Jalanan Depok Banjir: Banyak Motor Mogok
Sejumlah pengendara motor nekat menerobos banjir di Jalan Raya Duta, Cisalak, Kota Depok, Senin (12/1). Akibat banjir setinggi sekitar 50 cm tersebut, akses warga dan pengendara motor di wilayah itu terganggu.
Kali Cijantung mengalami kenaikan debit air hingga melampaui bahu jalan. Kondisi ini disebabkan hujan yang turun sejak malam hari, sehingga genangan membutuhkan waktu lebih lama untuk surut
Sebagian pengendara memilih memutar arah untuk mencari jalur alternatif. Namun, ada pula yang nekat menerobos genangan hingga mesin kendaraannya mati dan harus didorong keluar dari air.
Ani (53), warga sekitar, mengatakan banjir terjadi akibat hujan yang terus-menerus sejak malam hari sehingga Kali Cijantung di dekat Perumahan Pondok Duta meluap.
“Banjir di sini dari tadi malam, tapi kondisi banjir yang sekarang itu lebih tinggi. Kalo kemarin itu hujan cuma, bisa langsung surut,” ujarnya.
“Banyak motor yang mogok lewat sini karena ga tau akses jalan lain kayanya,” tambahnya.
Banjir di Jalan Cakung Drainase Jaktim, Tinggi Air Capai 90 Cm
Hujan yang mengguyur Jakarta sejak Senin (12/1) pagi menyebabkan banjir di beberapa titik. Salah satunya di Jalan Cakung Drainase, Jakarta Timur.
Di media sosial beredar video truk kontainer terendam banjir di lokasi yang berada tepat di kolong Jalan Cakung Cilincing tersebut. Ketinggian air merendam seluruh ban kendaraan berukuran besar itu.
Pantauan kumparan pada pukul 15.25 WIB, jalan tersebut masih banjir. Ketinggian air mencapai mencapai 90 cm.
Akses menuju lokasi tersebut telah ditutup. Petugas berada di lokasi untuk memompa air agar banjir cepat surut sehingga bisa kembali dilewati kendaraan.





