VIVA – Real Madrid mengambil langkah tegas usai kekalahan pahit dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Klub raksasa La Liga itu resmi memecat Xabi Alonso dari kursi pelatih kepala.
Kepastian tersebut diumumkan langsung melalui situs resmi klub. Manajemen menyebut keputusan itu diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara pihak klub dan sang pelatih.
“Real Madrid mengumumkan bahwa Xabi Alonso tidak lagi menjabat sebagai pelatih tim utama. Keputusan ini diambil atas dasar kesepakatan bersama,” demikian pernyataan resmi klub.
Meski berpisah, Madrid tetap memberi penghormatan tinggi kepada Alonso. Klub menegaskan mantan gelandang andalan mereka itu akan selalu memiliki tempat spesial di hati Madridista.
“Xabi Alonso akan selalu menjadi bagian penting dalam sejarah Real Madrid. Ia merepresentasikan nilai-nilai klub dan rumah ini akan selalu terbuka baginya,” lanjut pernyataan tersebut.
Alonso hanya bertahan kurang dari satu musim bersama Los Blancos. Ia mulai menangani Madrid sejak 1 Juni 2025, usai mencuri perhatian publik Eropa lewat kesuksesannya bersama Bayer Leverkusen.
Di awal musim, performa Madrid di bawah arahan Alonso sempat menjanjikan. Namun, inkonsistensi hasil dan rentetan kekalahan, termasuk dari Barcelona, membuat posisinya kian tertekan. Saat ini, Real Madrid tertahan di peringkat kedua klasemen La Liga, tepat di bawah rival abadi mereka.
Tak butuh waktu lama, manajemen Madrid langsung menunjuk pengganti. Alvaro Arbeloa resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Real Madrid.
Arbeloa bukan sosok asing bagi publik Santiago Bernabeu. Mantan bek kanan Madrid itu sebelumnya menukangi tim junior serta Real Madrid B.
“Real Madrid dengan bangga mengumumkan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih tim utama yang baru,” tulis klub dalam pengumuman resminya.
Bersama Arbeloa, Real Madrid akan melanjutkan perjuangan pada sisa musim 2025/2026 di berbagai ajang, mulai dari La Liga, Copa del Rey, hingga Liga Champions.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467287/original/009416300_1767869464-2.jpg)