Mengenal Sejarah Imlek dan Tradisi saat Perayaan Tahun Baru China, Inilah Tujuan Perayaannya

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

 

Grid.IDMengenal sejarah Imlek dan tradisi saat perayaan Tahun Baru China. Inilah tujuan perayaannya.

Tahun Baru China atau Imlek tahun ini jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Adapun Imlek adalah tradisi yang dirayakan oleh masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Sejarah Imlek dan tradisi saat perayaan Tahun Baru China menjadi sorotan. Inilah tujuan perayaannya.

Dikutip dari Kompaspedia, perayaan Tahun Baru Imlek pada awalnya merupakan tradisi masyarakat agraris di China yang dilakukan untuk menyambut perubahan musim dari dingin menuju musim semi. Karena itu, perayaan ini juga dikenal sebagai Festival Musim Semi atau Sin Cia, yang berlangsung sejak hari pertama hingga hari ke-15 pada bulan pertama dalam kalender Imlek.

Pada mulanya, sistem penanggalan Imlek disusun berdasarkan peredaran bulan mengelilingi bumi atau kalender lunar. Sistem ini telah dikenal dan digunakan sejak ribuan tahun sebelum masehi.

Hal tersebut dijelaskan dalam buku Imlek cetakan pertama karya Andarini Trisnasari yang terbit pada 2010. Dalam buku tersebut disebutkan bahwa penghitungan tahun Imlek dimulai sejak tahun 551 sebelum masehi, bertepatan dengan kelahiran Kung Fu Tzu.

Kalender Imlek memiliki siklus 12 tahunan yang masing-masing dilambangkan oleh simbol hewan. Dua belas hewan yang dimaksud yakni tikus (shu), kerbau (niu), harimau (hu), kelinci (tu), naga (liong), ular (she), kuda (ma), kambing (yang), monyet (hou), ayam (chi), anjing (kou), dan babi (chu).

Dalam kebudayaan China, dipercaya bahwa perjalanan kehidupan seseorang sepanjang tahun akan dipengaruhi oleh karakter hewan yang menaunginya. Pengaruh tersebut tidak hanya terkait sifat dasar, tetapi juga berkaitan dengan salah satu dari lima unsur utama, yaitu tanah, logam, air, kayu, dan api.

Jika kembali pada makna penanggalannya, datangnya awal musim semi di Negeri Tirai Bambu menjadi penanda dimulainya Tahun Baru Imlek.

Selain identik dengan warna merah, perayaan ini juga ditandai dengan tradisi mudik besar-besaran. Jutaan masyarakat China, serta warga di Singapura, Korea, Hong Kong, dan Taiwan, pulang ke kampung halaman untuk merayakan Imlek bersama keluarga.

Tahun Baru Imlek menjadi periode liburan terpenting di China dan sejumlah negara lainnya. Populasi warga China yang besar dan tersebar di berbagai belahan dunia menyebabkan terjadinya arus mudik massal menjelang perayaan tersebut.

 

Tujuan Perayaan Imlek

Dikutip dari Kompas.com, sejak munculnya pemikiran para filsuf, perayaan Imlek tidak lagi semata-mata dimaknai sebagai penyambutan musim semi. Imlek juga dikaitkan dengan ajaran moral serta nilai-nilai keagamaan.

Bagi penganut Tridharma, seperti Konghucu, Taoisme, dan Buddha, Imlek dirayakan dengan melaksanakan sembahyang serta mempersembahkan makanan kepada Tuhan yang dikenal dengan sebutan Thien atau Tian. Sementara itu, masyarakat Indonesia keturunan Tionghoa yang telah memeluk agama lain umumnya merayakan Tahun Baru Imlek sebagai momen hiburan dan kebersamaan.

Secara umum, terdapat beragam tradisi yang dijalankan saat Imlek, mulai dari membersihkan rumah sebelum perayaan, memasang dekorasi bernuansa merah, beribadah, berkumpul dan makan bersama keluarga, saling berkunjung ke rumah kerabat, hingga merayakan Cap Go Meh.

Tradisi-tradisi tersebut menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan hidup dan pencapaian selama satu tahun terakhir, sekaligus doa dan harapan akan rezeki serta keberuntungan di tahun yang akan datang. Selain itu, Imlek juga dimaknai sebagai waktu untuk menghormati leluhur serta mempererat hubungan silaturahmi dengan keluarga, kerabat, dan lingkungan sekitar. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Sebut RI Bakal Segera Kantongi Investasi Hilirisasi Rp 101 Triliun
• 12 jam lalukatadata.co.id
thumb
Hujan Angin, Pohon di Kemang Sempal Hingga Tutup Jalan
• 23 jam lalusuara.com
thumb
Cuaca buruk, 109 penerbangan di Bandara Soetta tertunda
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Dunia Makin Panas, Iran Berani Ancam Balik AS dan Israel
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Jaksa Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri, Ini Daftar Lengkapnya
• 11 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.