IHSG Rawan Terkoreksi, Analis Rekomendasikan Saham AMRT, ICBP, TLKM hingga KLBF

katadata.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diprediksi bergerak naik pada perdagangan awal pekan ini, Selasa (13/1), setelah ditutup turun 0,58% ke level 8.884 pada perdagangan kemarin. Analis merekomendasikan saham  PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) hingga PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, IHSG hari ini menunjukkan tren cenderung bearish sehingga indeks mampu menembus di atas level 8.973. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG mengalami koreksi signifikan sehingga menguji support yang berada di level 8.714 sebelum kemudian mengalami rebound.

Ia menyebut level support IHSG berada di Rp 8.714, 8.599 dan 8.493. Sementara level resistance berada di Rp 8.973, 9.052, 9.123 dan 9.169.

“Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish,” katanya dalam keterangan resmi dikutip Selasa (13/1). 

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.

Ivan kemudian memberikan sejumlah saham yang dapat diperhatikan investor, yakni:

  • PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), beli di level 1.840 – 1.870 dengan target harga terdekat ke level 2.120 
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), tahan penjualan (hold) dengan target harga terdekat ke level 8.500
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO), beli di level 5.300 – 5.500 dengan target harga terdekat ke level 6.800
  • PT Indosat Tbk (ISAT), beli di level 2.020 – 2.120 dengan target harga terdekat ke level 2.460
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), beli di level 580 – 600 dengan target harga terdekat ke level 750.

Sementara itu, analis Phintraco Sekuritas mengatakan, IHSG ditutup di bawah level MA5, indikator MACD dan Stochastic RSI pun mengindikasikan potensi berlanjutnya koreksi yang didukung oleh volume jual. 

“Sehingga IHSG diperkirakan bergerak sideways cenderung melemah dan berpeluang menguji support di 8.725 - 8.800,” kata analis Phintraco Sekuritas dalam keterangan resminya. 

Di sisi lain, data penjualan ritel Indonesia meningkat 6.3% secara tahunan atau year on year (yoy) di November 2025 dari 4.3% yoy di Oktober 2025, serta merupakan pertumbuhan tahunan tercepat sejak Maret 2024. 

Namun, Rupiah berlanjut melemah ditutup di level Rp 16,855 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan kemarin. Pelemahan rupiah ini antara lain disebabkan oleh meningkatnya ketidakpastian global serta kekhawatiran akan prospek ekonomi domestik.

Konflik di dalam negeri Iran, seiring dengan adanya gelombang protes yang berimbas kematian, berpotensi menjadi salah satu sumber eskalasi ketegangan politik global setelah adanya pernyataan Presiden AS Donald Trump yang bermaksud untuk intervensi. 

Phintraco Sekuritas kemudian memberikan rekomendasi saham yang dapat dicermati hari ini antara lain PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gudang Bulog Penuh Jelang Panen Raya, Pemerintah Segera Ekspor Beras
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Puan Sebut Berlakuya KUHP-KUHAP Tonggak Sejarah Pembaruan Hukum
• 38 menit lalutvrinews.com
thumb
AKBP Arman Sahti Jadi Kapolres Karanganyar Gantikan AKBP Hadi Kristanto
• 15 jam laludetik.com
thumb
Waterproof Vs Water-Resistant Makeup: Mana yang Tepat untuk Kamu?
• 21 jam laluinsertlive.com
thumb
Dari Angkernya GBLA hingga Bobotoh Membludak, 3 Fakta Persib Juara Paruh Musim BRI Super League 2025/2026
• 18 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.