Kadin Dorong Indonesia Jadi Pusat Perdagangan Kopi Dunia

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Kadin mendorong Indonesia untuk mengambil peran lebih besar dalam perdagangan komoditas kopi global, termasuk menjadi pusat perdagangan kopi dunia.

Kadin Dorong Indonesia Jadi Pusat Perdagangan Kopi Dunia. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong Indonesia untuk mengambil peran lebih besar dalam perdagangan komoditas kopi global, termasuk menjadi pusat perdagangan kopi dunia.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menilai perdagangan kopi, teh, dan kakao (KTK) selama ini masih terpusat di Inggris, padahal Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbesar dunia.

Baca Juga:
Kementan Bakal Pacu Produksi Kopi, Kakao, Susu, hingga Daging di 2026

Menurutnya, hal ini bukan tidak mungkin, mengingat Indonesia telah menempati posisi ketiga produsen kopi global setelah Brasil dan Kolombia.

"Kita menjajaki, mungkin enggak misalnya paling tidak mulai dari kopi, di mana kita nomor 3 terbesar di dunia, stelah Brasil, Kolombia, Indonesia. Pusat perdagangannya bisa di Indonesia," ungkap Anindya usai bertemu Menteri Perdagangan Budi Santoso di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Baca Juga:
Kadin Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,4 Persen pada 2026

Menurutnya, Indonesia memiliki keunggulan dari sisi keberagaman produk kopi, mulai dari Arabika, Robusta, hingga kopi Luwak yang sudah dikenal di pasar internasional.

Potensi tersebut dinilai dapat menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai perdagangan global.

Baca Juga:
Kadin Sebut Pasar Modal Indonesia dalam Tren Positif

"Dari Arabica, Robusta sampai kopi Luwak pun juga ada di sini. Nah itu contoh-contoh yang kita diskusikan. Cukup baik dan kita akan follow up hal-hal itu semua," ujar Anindya.

Ia menambahkan, penguatan sektor perdagangan dan investasi menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, selain belanja modal pemerintah dan konsumsi domestik.

Dia mengatakan dunia usaha berharap adanya dukungan regulasi dan insentif agar perdagangan komoditas unggulan seperti kopi dapat berjalan optimal.

"Dari Kadin, dunia usaha, anggota-anggota kami baik Kadin Provinsi maupun di asosiasi, tentu menginginkan peluang-peluang bukan hanya pasar dibuka, tapi juga regulasi dan insentif diberikan supaya perdagangan ini bisa berlangsung baik," kata Anindya.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tiga Pintu Air di Jakarta Siaga Pagi Ini, TMA Waduk Pluit Capai 210 Cm
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
SBY: Saya Hanya Mentor Senior, Matahari di Demokrat Cuma AHY
• 1 jam lalufajar.co.id
thumb
Fenomena Nikah Siri Berbayar di TikTok, Kemenag Ingatkan Risiko Serius
• 11 jam lalueranasional.com
thumb
Cerita Tukang Bengkel di Jakut Raup Untung Saat Banjir Melanda
• 19 jam laludetik.com
thumb
Canda Prabowo saat Sapa Gubernur-Wagub Kaltim: Golkar-Gerindra, Kita Friend
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.