CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Indonesia kirim atlet berusia 61 tahun ke ASEAN Para Games. Tatok Hardiyanto yang akan tampil di cabang olahraga tenis meja dan jadi atlet tertua di ajang tersebut.
ASEAN Para Games (APG) Thailand 2025 akan berlangsung pada 20-26 Januari.
Tatok menegaskan, usia tidak menjadi penghalang untuk terus berprestasi di level internasional.
"Edisi Thailand nanti adalah partisipasi yang ketujuh bagi saya," kata Tatok di sela latihan, di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI), Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (12/1).
Pada usia senja, dia justru semakin termotivasi untuk berkontribusi dalam merebut medali untuk Tanah Air.
Tatok menyatakan, konsistensi menjaga gaya hidup sehat dan mental positif menjadi kunci agar tetap kompetitif meski usia terus bertambah.
Menurut ayah beranak tiga itu, penambahan umur tidak bisa dihindari, namun penuaan fisik dapat diperlambat dengan pola hidup yang disiplin dan terukur.
Perhatian terhadap kebutuhan nutrisi, waktu istirahat yang cukup, serta pengelolaan pikiran menjadi fondasi utama dalam menjaga performa.
Dia mengaku membatasi waktu tidur malam maksimal jam 10 malam dan memastikan tidur minimal enam jam setiap hari, agar tubuh tetap bugar saat menjalani latihan maupun pertandingan.
Dukungan keluarga turut menjadi faktor penting yang menguatkan semangatnya untuk terus bertanding.
Terkait peluang di Thailand, dia menilai persaingan terberat justru datang dari rekan setim sendiri.
Bagi dia, rekan senegara seperti Agus Sutanto serta Barce Eynstend Layaba, memiliki kualitas tinggi dan terus berkembang, sehingga menjadi calon lawan terkuat.
"Untuk bertanding nanti, saya terus belajar dari pengalaman atau kelemahan saat bertanding sebelumnya, sehingga menjadi bahan evaluasi," ujar dia.
Pada dua edisi APG sebelumnya, yakni di Kamboja dan Indonesia atau Kota Solo, Tatok sukses menyumbangkan tiga medali emas dan satu perak di kelas 5 untuk nomor tunggal, beregu, dan ganda campuran.
Sementara dalam ASEAN Para Games Thailand 2025, dia akan tampil dalam dua nomor, yaitu tunggal TT5 kelas 5, serta ganda putra TT8 kelas 5.
Sumber: ANTARA


