Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengucapkan kata-kata pertama setelah dirinya resmi diperkenalkan sebagai nakhoda Skuad Garuda.
PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026) pagi.
John Herdman sudah diumumkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 3 Januari lalu, namun baru sekarang diperkenalkan resmi ke publik.
Acara perkenalan John Herdman sejatinya digelar pada Senin (12/1/2026), namun diundur satu hari karena sang pelatih kurang sehat.
Setelah diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia, John Herdman mengaku tertarik dengan program yang disodorkan oleh PSSI.
"Menarik datang ke sini bersama keluarga saya. Ini pengalaman baru, bersama Erick Thohir dan anggota exco (PSSI) akan jadi proyek menarik, bersama-sama dengan tujuan besar. Yang paling penting adalah untuk masyarakat, untuk fans, ketika saya melihat kesempatan untuk Indonesia saya merasa jelas bahwa masyarakat berhak untuk berada di panggung tertinggi sepak bola dunia," kata John Herdman.
Baca Juga
- Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman Ajak Keluarga Kenali Budaya Tanah Air
- Patrick Kluivert Dikabarkan Berpeluang Latih Timnas Tunisia di Piala Dunia 2026
- Daftar 10 Timnas Termahal di Piala Dunia 2026: dari Inggris Sampai Turki
Herdman menyebut Timnas Indonesia memiliki kualitas untuk berbicara lebih banyak di kancah dunia.
Dia berharap pengalaman dan pengetahuannya mampu meningkatkan level permainan Timnas Indonesia.
"Ini proyek yang benar. Jika anda tahu dari mana saya berasal, dari Newcastle, kami di sana sangat bergairah dengan sepak bola. Kami ingin berusaha bersama Garuda membawa semangat saya dan membawa pengalaman saya untuk membantu negara ini ke tempat yang belum pernah dicapai sebelumnya," kata John Herdman.
Herdman menjalin kesepakatan kontrak berdurasi 2 tahun atau hingga 2027, dengan opsi perpanjangan hingga 2030.
Pelatih 51 tahun itu akan memimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Asian Games 2026, dan Piala Asia 2027.




