Rakernas PDI Perjuangan Hasilkan 21 Rekomendasi Eksternal, Ini Poin-poinnya

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR– Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 PDI Perjuangan ditutup pada Senin 12 Januari 2026, di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta. Konsolidasi tersebut menghasilkan 21 poin Rekomendasi Eksternal.

Mengusung tema “Satyam Eva Jayate: Di sanalah Aku Berdiri Untuk Selama-lamanya”, rekomendasi ini menjadi arah politik partai dalam menyikapi dinamika nasional dan global, sekaligus mempertegas posisi PDIP sebagai partai yang berlandaskan ideologi Pancasila dan keberpihakan pada rakyat.

Berikut 21 poin rekomendasi yang dibacakan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Aceh, Jamaluddin Idham di hadapan para kader partai berlambang Kepala Banteng tersebut:

  1. Memperkokoh kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan kepribadian budaya dengan menolak dominasi asing serta memastikan seluruh kebijakan negara berpijak pada Pancasila dan UUD 1945.
  2. Mendesak pemerintah menolak segala bentuk intervensi asing dan pelanggaran kedaulatan negara, sejalan dengan semangat anti-penjajahan dalam Pembukaan UUD 1945.
  3. Menegaskan pentingnya peningkatan kualitas demokrasi melalui checks and balances, penguatan partai politik, masyarakat sipil, kebebasan pers, dan perlindungan hak warga negara.
  4. Menempatkan PDIP sebagai partai penyeimbang pemerintah demi terwujudnya pemerintahan yang demokratis dan berkeadilan.
  5. Mendorong pencegahan bencana ekologis melalui kebijakan tata ruang, penghentian deforestasi, penegakan hukum lingkungan, dan pemulihan ekosistem.
  6. Mendesak perbaikan manajemen penanggulangan bencana dari mitigasi hingga pascabencana sebagai wujud kehadiran negara.
  7. Merekomendasikan percepatan transisi energi terbarukan dan pelaksanaan komitmen Net Zero Emission untuk menghadapi krisis iklim global.
  8. Menegaskan politik “Merawat Pertiwi” sebagai sikap ideologis untuk menjaga kelestarian alam dan keadilan ekologis.
  9. Meneguhkan politik kerakyatan berbasis gotong royong dengan keberpihakan pada kaum Marhaen dan kelompok rentan.
  10. Mendorong penguatan kedaulatan pangan nasional melalui perlindungan petani, nelayan, riset pangan, dan pemanfaatan pangan lokal.
  11. Mendukung penguatan koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat yang mandiri dan berkarakter gotong royong.

12.Mendorong penguatan otonomi daerah dan menolak pemotongan anggaran transfer ke daerah yang tidak berkeadilan.

  1. Menegaskan komitmen Tiga Pilar Partai dalam program pengentasan kemiskinan ekstrem, pencegahan stunting, dan penciptaan lapangan kerja layak.
  2. Menolak wacana Pilkada melalui DPRD dan menegaskan pentingnya pilkada langsung, berbiaya rendah, serta bebas dari politik uang.
  3. Mendorong reformasi sistem politik dan hukum untuk mewujudkan sistem multi-partai sederhana yang selaras dengan sistem presidensial.
  4. Menegaskan pentingnya ruang partisipasi generasi muda dalam politik, inovasi, dan penguasaan teknologi strategis.
  5. Mengajak seluruh elemen bangsa mencegah bangkitnya otoritarian populis serta menjaga cita-cita Reformasi 1998.
  6. Mendesak transformasi POLRI agar profesional, akuntabel, bebas dari politik praktis, dan berpihak pada konstitusi.
  7. Menegaskan pentingnya independensi penegak hukum serta menolak politisasi dan komersialisasi penegakan hukum.
  8. Meneguhkan komitmen reformasi TNI sebagai tentara profesional yang menjauhi politik praktis dan berbasis kemandirian pertahanan.
  9. Memperkuat pencegahan korupsi dan tata kelola pemerintahan yang baik di internal partai melalui pendidikan antikorupsi dan gerakan JATI DIRI SOEKARNO.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto menuturkan sengaja menunjuk Jamaluddin Idham untuk membacakan rekomendasi eksternal, karena merupakan Ketua DPD termuda, terlebih wilayahnya saat ini sedang terdampak bencana.

Hasto memastikan, hasil Rakernas I PDIP akan dikomunikasikan dengan fraksi-fraksi yang di DPR. Ia berharap, ada satu kesepahaman dalam membangun bangsa.

“Dalam Rakernas ini, kami juga memberikan solusi. Tim steering committee menyusun segala sesuatunya itu berdasarkan sidang-sidang komisi,” tegas Hasto. (bs-jp)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Koalisi Sipil Khawatirkan Pelibatan TNI Tangani Terorisme
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
ARCI Fokus Eksplorasi Tambang Emas Toka Tindung, Habiskan Dana USD10 Juta
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
India Open 2026: Indonesia Kirim 4 Wakil, Lanny/Tiwi Tantang Unggulan No.1
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Menteri PPPA Dorong Penguatan Pengawasan Anak dan Keselamatan Lingkungan
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Angkat berat jadikan APG 2025 sasaran antara untuk Asian Para Games
• 14 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.