Masifkan Ekspansi, Jasuindo (JTPE) Targetkan Penjualan Tumbuh Dua Digit di 2026

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Direktur Utama JTPE, Allan Wibisono Oei, menjelaskan sektor sekuriti masih akan menjadi mesin utama pertumbuhan perusahaan di tahun ini.

Masifkan Ekspansi, Jasuindo (JTPE) Targetkan Penjualan Tumbuh Dua Digit di 2026. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE), emiten spesialis solusi percetakan sekuriti dan dokumen identitas, menargetkan pertumbuhan penjualan di level dua digit (double digit) pada 2026.

Hal ini bakal didorong oleh ekspansi pasar mancanegara serta pengembangan teknologi pengamanan mutakhir.

Baca Juga:
Jasuindo (JTPE) Andalkan Bisnis Dokumen Sekuriti, Bakal Perkuat Pasar Ekspor

Direktur Utama JTPE, Allan Wibisono Oei, menjelaskan sektor sekuriti masih akan menjadi mesin utama pertumbuhan perusahaan di tahun ini.

"Kontributor terbesar penjualan tahun ini diproyeksikan masih akan berasal dari lini bisnis sekuriti, mengingat terus meningkatnya kebutuhan masyarakat akan produk dengan pengamanan yang tinggi," kata Allan dalam keterangan resmi, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga:
Saham Undervalued, Jasuindo (JTPE) Bakal Buyback Rp140 Miliar

Target pertumbuhan dua digit ini dinilai realistis merujuk pada performa solid tahun lalu. Per kuartal ketiga 2025, JTPE berhasil membukukan laba bersih senilai Rp167,92 miliar atau tumbuh 29 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Sementara itu, total penjualan juga menguat 12 persen (yoy) mencapai angka Rp1,26 triliun.

Baca Juga:
Perkuat Nilai Pemegang Saham, JTPE Siap Buyback Saham Rp140 Miliar

Untuk mempertahankan momentum tersebut, JTPE fokus pada dua strategi besar. Pertama, perusahaan memperluas kapasitas produksi dokumen dengan keamanan tinggi (high security document), khususnya untuk memenuhi permintaan paspor dan komponennya yang terus meningkat.

Kedua, JTPE mengembangkan berbagai inovasi untuk menangkal pemalsuan, mulai dari label keamanan berbasis RFID, hologram, hingga kode QR dan NFC untuk autentikasi produk farmasi, makanan, hingga komponen otomotif.

Salah satu langkah strategis yang diambil JTPE tahun ini adalah memperkuat penetrasi teknologi Radio Frequency Identification (RFID).

Teknologi nirkabel yang digunakan untuk pelacakan aset, sistem e-toll, hingga akses gedung ini akan dikembangkan melalui skema perusahaan patungan (joint venture) dengan pemain sekuriti ternama di Asia.

Kerja sama ini dirancang agar JTPE mampu memproduksi bahan setengah jadi secara mandiri, yang selain digunakan untuk kebutuhan internal juga akan dipasarkan ke pasar ekspor.

Perluasan kapasitas pada lini security packaging dan label ini diharapkan menyumbang pertumbuhan dua digit dari sisi kapasitas maupun nilai penjualan.

"Kami berharap kemitraan ini dapat mengantarkan JTPE menjadi penyedia RFID dan komponen RFID terbesar di Indonesia yang mampu melayani kebutuhan ekspor dan domestik, sekaligus mendorong pertumbuhan jangka panjang Perusahaan,” kata Allan.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
13 Hari Rakyat Melawan, Iran Tak Bisa Kembali Seperti Dulu, Dunia Bertanya: Siapa Selanjutnya?
• 22 jam laluerabaru.net
thumb
Lagi dan lagi, 261 Pelajar di Mojokerto Keracunan MBG
• 19 jam lalurealita.co
thumb
Hasil Liga Italia: Emil Audero Lebih Sial daripada Jay Idzes, Juventus Ngamuk hingga Bantai Cremonese 5-0
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Megawati Tegas! Sebut Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data dan Pengalaman Nyata Rakyat, Bukan Provokasi Emosional
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Survei RPI Sebut Mayoritas Publik Optimistis Reformasi Budaya Polri Terjadi pada 2026
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.