Fuel Terminal Tanjung Batu Terintegrasi dengan RDMP Balikpapan, Jadi Langkah Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi Nasional

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pertamina Patra Niaga menyiapkan Fuel Terminal Tanjung Batu di Balikpapan, Kalimantan Timur, sebagai bagian strategis dari Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina. Fasilitas ini dirancang untuk terhubung langsung dengan kilang RDMP Balikpapan untuk memperkuat sistem distribusi energi nasional secara lebih efisien dan terpadu.

Dalam peresmian infrastruktur tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menekankan bahwa kemandirian energi merupakan fondasi utama bagi kedaulatan negara. Presiden menegaskan bahwa kemampuan dalam mengelola dan menghasilkan energi secara mandiri sangat krusial agar Indonesia tidak terus bergantung pada sumber daya luar.

Kepala Negara juga menyebut Pertamina sebagai national champion yang memegang peran vital dalam pengelolaan sektor energi. Pertamina diharapkan dapat menjalankan fungsinya sebagai  agent of change, agent of development, dan agent of modernization dalam pengelolaan sektor energi nasional.

“Selain pangan, energi juga harus bisa kita hasilkan sendiri. Kita tidak boleh terus bergantung pada impor. Indonesia memiliki sumber-sumber energi yang sangat besar. Pertamina adalah National Champion kita, Pertamina harus kembali menjadi agent of development, agent of modernization,” ujar Prabowo pada Senin (12/01).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa RDMP Balikpapan beserta fasilitas pendukungnya, termasuk Fuel Terminal Tanjung Batu, merupakan proyek strategis nasional yang berperan penting dalam mengurangi ketergantungan impor energi.

“Sekarang di sini kita membangun landasan energi nasional menuju kedaulatan energi. Negara harus menguasai cabang produksi yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Ke depan, kita hanya akan mengimpor minyak mentah (crude oil), bukan produk jadi,” ucap Bahlil.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa proyek RDMP Balikpapan dirancang sebagai infrastruktur energi terintegrasi dari hulu hingga hilir, termasuk penguatan fasilitas distribusi melalui Terminal BBM Tanjung Batu untuk menjamin pasokan energi ke wilayah Indonesia bagian Timur.

Integrasi kilang, pipa, dan Terminal BBM menjadi tonggak penting dalam upaya Pertamina meningkatkan kemandirian energi nasional, sekaligus memperkuat peran strategis perusahaan sebagai sokoguru energi bangsa.

“RDMP terintegrasi juga dengan Fuel Terminal Tanjung Batu dengan volume 125.000 kiloliter yang bisa melayani distribusi ke Indonesia bagian Timur. Dengan demikian ini adalah salah satu wujud dan hari ini adalah tonggak sejarah dari ikhtiar panjang kita sebagai bangsa untuk dapat semakin meningkatkan kemandirian kita di bidang energi," sebut Simon.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra menyampaikan bahwa kesiapan Fuel Terminal Tanjung Batu merupakan bagian penting dari penguatan rantai pasok energi nasional yang terintegrasi dan diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam memastikan pasokan energi yang berkelanjutan.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Siap Menapaki 2026, Melayani Masyarakat Sepenuh Hati

“Fuel Terminal Tanjung Batu kami siapkan sebagai bagian dari integrasi RDMP Balikpapan melalui dua jalur submarine pipeline dan diharapkan dapat memperkuat infrastruktur strategis, guna memastikan pasokan energi nasional yang andal dan berkelanjutan serta selaras denganAsta Cita Presiden Republik Indonesia”, ujar Mars Ega.

Dalam rangka tahap commissioning dan persiapan operasional, transfer perdana produk diesel dari Kilang RDMP Balikpapan ke Fuel Terminal Tanjung Batu telah berhasil dilakukan. Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh aspek teknis, operasional, serta keselamatan telah dipersiapkan secara menyeluruh agar terminal dapat beroperasi optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi sistem distribusi energi nasional.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sempat Tolak Honduras dan Jamaika, Ini Alasan John Herdman Menerima Tawaran untuk Melatih Timnas Indonesia
• 6 jam lalubola.com
thumb
Juventus Beri Pukulan Telak kepada Emil Audero, Luciano Spalletti Justru Sampaikan Pernyataan Mengejutkan
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
SBY: Matahari di Partai Demokrat Hanya Satu, Mas AHY
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Buya Eson Pertanyakan Alasan Menkeu Purbaya Beri Bantuan Hukum ke Tersangka Korupsi Pajak
• 2 jam lalufajar.co.id
thumb
So Sweet! Warga TPU Kebon Nanas Dapat Kado Rusunawa dari Pramono di Momen Akad Nikah
• 23 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.