Sjafrie Lawat Pakistan, Bahas Kolaborasi Industri Pertahanan Darat

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menjalani rangkaian diplomasi pertahanan di Islamabad, Pakistan, Senin (12/1).

Lawatan diawali dengan pertemuan kehormatan bersama Menteri Produksi Pertahanan Pakistan Muhammad Raza Hayat Harraj di Kementerian Produksi Pertahanan Pakistan. Pertemuan ini membahas komitmen kedua negara untuk memperdalam kerja sama pertahanan bilateral yang telah terbangun selama bertahun-tahun.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Pakistan membahas penguatan kerja sama pertahanan yang berlandaskan Agreement on Cooperation Activities in the Field of Defence 2010. Fokus diskusi meliputi peningkatan dialog strategis, kerja sama pendidikan dan pelatihan militer, pengembangan sumber daya manusia pertahanan, serta penguatan mekanisme bilateral melalui forum Joint Defence Cooperation Committee (JDCC).

Dalam unggahan di media sosialnya pada Selasa (13/1), Sjafrie menyebut Indonesia mendorong penguatan kolaborasi industri pertahanan nasional di sektor darat melalui PT Pindad. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan modernisasi alutsista yang rasional dan ekonomis.

Sjafrie menekankan bahwa komunikasi yang berkelanjutan dan kepercayaan timbal balik menjadi kunci utama dalam memperkuat kemitraan pertahanan kedua negara.

“Komunikasi yang berkelanjutan dan saling percaya merupakan fondasi utama dalam memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia dan Pakistan,” ujar Sjafrie.

Usai pertemuan tersebut, Menhan RI melanjutkan agenda dengan melakukan kunjungan kehormatan (courtesy call) kepada Field Marshal Syed Asim Munir, Chief of Defence Forces (CDF) Pakistan. Kedua pihak membahas penguatan hubungan antarangkatan bersenjata, dinamika keamanan kawasan, serta peningkatan interoperabilitas melalui pendidikan dan latihan bersama.

Rangkaian diplomasi kemudian ditutup dengan kunjungan ke Air Headquarters Pakistan Air Force (PAF) untuk bertemu Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan Zaheer Ahmad Babar Sidhu. Pertemuan membahas penguatan hubungan antara TNI Angkatan Udara dan Pakistan Air Force, khususnya di bidang pendidikan, pelatihan, serta pertukaran pengalaman profesional antar personel Angkatan Udara.

“Kerja sama antara dua Angkatan Udara merupakan bagian integral dari diplomasi pertahanan Indonesia dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme prajurit,” tegas Sjafrie dalam portal resmi Kemhan.

Rangkaian pertemuan ini mencerminkan peran aktif Indonesia dalam memperkuat kerja sama pertahanan bilateral berbasis kepercayaan, dialog, dan kemitraan yang saling menguntungkan, demi menjaga stabilitas kawasan dan perdamaian global.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cek Aturan Terbaru Purbaya Soal Investasi Taspen dan Asabri di Instrumen Saham
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Mayat Remaja Ditemukan di TPU Bekasi Barat, Leher Terjerat Ikat Pinggang
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Tutup Total Jalur Minyak Venezuela ke Kuba: Havana Terancam Lumpuh
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
Kementerian PU Normalisasi Sungai Krueng Tiro Pascabencana, Sejumlah Alat Berat Dikerahkan
• 17 jam laludisway.id
thumb
Kualitas Tanah di Merauke Lebih Baik dari Australia, Diklaim Cocok untuk Food Estate
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.