KPK Dalami Aliran Rp600 Juta dari Tersangka ke Anggota DPRD Bekasi

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi Nyumarno sebagai saksi guna mendalami kasus suap pengadaan proyek di lingkungan pemerintah daerah setempat. Pemeriksaan terhadap saksi berinisial NYU dilakukan di Gedung Merah Putih KPK pada Senin (12/1).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam rilis tertulisnya di Jakarta, Selasa (13/1), menyampaikan perkembangan penyidikan tersebut. "Dalam lanjutan penyidikan perkara suap proyek di lingkungan Kabupaten Bekasi, bahwa pada Senin (12/1), penyidik melakukan pemeriksaan saksi NYU, selaku anggota DPRD Kabupaten Bekasi," jelas Budi, Selasa (13/1).

BACA JUGA: KPK Periksa Ketua KONI Ponorogo Terkait Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Budi Prasetyo memaparkan bahwa fokus pemeriksaan adalah untuk mendalami adanya indikasi penerimaan uang oleh anggota dewan tersebut.

"Dalam pemeriksaan yang dilakukan di gedung Merah Putih itu, penyidik mendalami adanya dugaan penerimaan uang oleh NYU dari pihak swasta, yaitu SRJ, yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini," ujarnya.

Menurut keterangan resmi KPK, aliran dana yang diduga sebagai suap tersebut mencapai jumlah yang signifikan dan dilakukan secara bertahap.

"Penerimaan uang dilakukan secara bertahap, dengan total sekitar Rp600 juta," kata Budi Prasetyo.

Penyidik masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap tujuan sebenarnya dari pemberian uang tersebut. "Penyidik masih akan terus mendalami maksud dari pemberian uang dari SRJ kepada NYU tersebut," pungkas Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (tan/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mensos Pastikan Siswa Sekolah Rakyat dapat ke Jenjang Pendidikan Tinggi
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Eksepsi Nadiem Ditolak Hakim, Dakwaan Jaksa Diyakini Tak Sembarangan
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Banjir Jakarta Utara, 643 Warga Semper Barat Mengungsi, Kapolda: Kami Pastikan Terlayani dengan Baik
• 10 jam lalusuara.com
thumb
KSAD Targetkan TNI AD Bangun 6.382 Jembatan Sepanjang Tahun 2026
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Megawati Tegaskan PDIP Partai Penyeimbang, Sebut Pemerintah Bukan Musuh Personal
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.