Jakarta: Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) merupakan kode identifikasi unik berisi 10 digit yang wajib dimiliki setiap siswa di Indonesia. Kode ini bersifat permanen dan tidak berubah meskipun siswa pindah sekolah atau naik jenjang pendidikan, sehingga keakuratan dan keaktifannya menjadi penting untuk berbagai keperluan administrasi serta program pendidikan nasional.
Dalam sistem pendidikan, NISN berfungsi sebagai identitas resmi siswa dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), menjadi syarat pengajuan beasiswa seperti Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, serta pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Selain itu, NISN juga digunakan sebagai alat validasi data siswa pada berbagai layanan digital pendidikan dan menjadi dasar pelaporan sekolah kepada pemerintah.
Cara cek NISN onlineUntuk mengecek NISN dapat dilakukan secara online, berikut panduan lengkapnya dilansir dari laman KPU dan Gramedia.
- Akses Portal Resmi: Kunjungi situs https://nisn.data.kemdikbud.go.id melalui peramban (browser) di ponsel atau komputer.
- Pilih Metode Pencarian: "Pencarian Berdasarkan Nama": Gunakan opsi ini jika lupa NISN. Isi formulir dengan data lengkap: nama siswa, tempat lahir, tanggal lahir, dan nama ibu kandung
- Klik "Cari Data": Setelah data diisi, klik tombol tersebut.
- Verifikasi Hasil: Sistem akan menampilkan hasil pencarian yang mencakup data lengkap siswa seperti nama, NISN, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, sekolah, serta status keaktifan.
Baca Juga :
Menteri PU Groundbreaking Sekolah Rakyat 9 Banjarbaru, Target Rampung Juli(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)
Apabila NISN tidak ditemukan atau data yang muncul tidak sesuai, hal ini bisa disebabkan data siswa belum tersinkron dalam sistem Dapodik, adanya kesalahan penulisan identitas, siswa belum pernah diinput oleh sekolah, atau adanya perpindahan sekolah yang belum diperbarui.
Untuk mengatasi hal tersebut, dapat dilakukan dengan hal-hal berikut:
1. Koordinasi dengan sekolahLangkah pertama adalah menghubungi operator Dapodik, wali kelas, atau tata usaha di sekolah siswa terdaftar. Mereka dapat mengecek dan memperbaiki data langsung melalui sistem.
2. Siapkan dokumen pendukungUntuk proses perbaikan, siapkan dokumen seperti akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), dan rapor atau ijazah terakhir.
3. Verval PD melalui sekolahPerbaikan data secara resmi dilakukan sekolah melalui portal Verifikasi dan Validasi Peserta Didik (Verval PD) di https://vervalpd.data.kemdikbud.go.id. Permohonan akan diverifikasi oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek.
Memeriksa dan memastikan keakuratan NISN adalah langkah penting bagi setiap siswa dan orang tua. Prosesnya dapat dilakukan dengan mudah secara daring melalui situs resmi Kemendikbudristek.
Jika menemui kendala seperti NISN yang tidak ditemukan atau data yang tidak sesuai, solusi terbaik adalah berkoordinasi langsung dengan pihak sekolah sebagai penghubung resmi dengan sistem data nasional. Dengan NISN yang valid, siswa dapat mengakses berbagai layanan dan program pendidikan pemerintah dengan lebih lancar. (Muhammad Adyatma Damardjati)




