Banjir Rendam 23 Desa di Pandeglang, Ketinggian Air Tembus 1 Meter

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Sebanyak 23 desa di Kabupaten Pandeglang, Banten terendam banjir sejak Senin, 12 Januari 2026.

Banjir tersebut disebabkan hujan lebat hingga mengakibatkan luapan Sungai Cilemer, Cikaret, Dayeuh, Cilatak, dan Ciliman. 

"Sebanyak 9 kecamatan dan 23 desa terdampak, meliputi Kecamatan Patia, Sumur, Labuan, Cikeusik, Cigeulis, Pagelaran, Panimbang, Sobang, dan Saketi," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya pada Selasa, 13 Desember 2026.

BACA JUGA:15 Prompt Gemini AI Buat Kartu Ucapan Isra Miraj 2026, Desain Estetik dan Langsung Jadi Bisa Share ke Medsos

Banjir yang merendam permukiman warga dengan tinggi muka air bervariasi antara 20 sentimeter hingga 1 meter.

Berdasarkan pendataan sementara, banjir berdampak pada 537 Kepala Keluarga (KK) atau 2.051 jiwa.

Sekitar 300 KK harus mengungsi di Masjid Agung Kecamatan Sobang.

BPBD Kabupaten Pandeglang mencatat kurang lebih 537 unit rumah terdampak, 8 di antaranya mengalami rusak ringan.

BACA JUGA:Ade Darmawan Datangi PMJ, Desak Percepatan Berkas dan Penahanan Tersangka Tudingan Ijazah Jokowi

Banjir juga berdampat terhadap beberapa fasilitas umum dan fasilitas sosial termasuk satu unit penggilingan padi.

"BPBD Kabupaten Pandeglang melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) terus melakukan koordinasi lintas sektor, pendataan, dokumentasi, serta pelaporan secara berkala," ucapnya.

Di sisi lain, berdasaekan prakiraan potensi cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh instansi terkait pada periode 13 hingga 15 Januari 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berpotensi disertai angin kencang.

BACA JUGA:5 Laptop Desain Grafis Terbaik 2025, Layar Tajam dan Performa Ngebut Harga Bervariasi

Merespons hal tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Masyarakat diminta memantau prakiraan cuaca secara berkala, memeriksa dan memelihara fungsi saluran drainase, serta memangkas pohon-pohon rimbun yang berpotensi membahayakan.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
SBY: Saya Hanya Mentor Senior, Matahari di Demokrat Cuma AHY
• 7 jam lalufajar.co.id
thumb
Apple Pimpin Pasar Smartphone Global 2025, Kalahkan Samsung dan Xiaomi!
• 5 jam lalumerahputih.com
thumb
Tasya Kamila Punya Rambut Sehat Berkilau, Cara Pakai Minyak Pohon Teh
• 21 jam lalugenpi.co
thumb
Polda Metro Evakuasi Puluhan Penumpang Kapal Mati Mesin di Pulau Onrust
• 10 jam laludetik.com
thumb
Saham RMKE Diprediksi Terbang ke Rp10 Ribu, Intip Profil dan Sosok Pemiliknya
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.