JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi II DPR Rifqinizamy Karsayuda mengingatkan pemerintah soal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, sekarang tidak ada alasan bagi pemerintah untuk mundur terhadap komitmennya dalam pembangunan IKN di Kalimantan Timur.
"Kalau menurut pandangan kami ya karena dari sisi hukum baik di Undang-Undang IKN maupun Perpres 79/2025 itu sudah di-declare bahwa IKN adalah ibu kota negara, ibu kota politik kita tahun 2028, maka no point to return bagi kami," ujar Rifqi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Baca juga: Prabowo Koreksi Desain dan Fungsi IKN
Ia pun menyorot besarnya anggaran untuk pembangunan IKN, di mana akan jadi mubazir jika tidak dimanfaatkan sebagai ibu kota negara.
"Karena itu anggaran yang sudah kita sahkan hampir Rp 100 miliar kan. Itu tentu akan sangat mubazir kalau kemudian pemerintah tidak segera memanfaatkan IKN sebagai ibu kota negara," jelas Rifqi.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Prabowo Subianto, Komisi II, ibu kota negara, IKN, Ibu Kota Nusantara, pembangunan IKN, anggaran ikn, prabowo kunjungi ikn, Prabowo menginap di IKN&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMy8xNjI4NTQ2MS9rZXR1YS1rb21pc2ktaWktaW5nYXRrYW4tcGVtZXJpbnRhaC1zb2FsLWlrbi1uby1wb2ludC10by1yZXR1cm4=&q=Ketua Komisi II Ingatkan Pemerintah soal IKN: No Point to Return§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Ia turut mengomentari soal kunjungan perdana Prabowo Subianto sebagai Presiden RI ke IKN yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Prabowo, nilai Rifqi, ingin memberikan pesan politik bahwa pemerintahannya tetap memberikan perhatian terhadap pembangunan IKN.
"Pesan politiknya, Presiden Prabowo hadir dan ingin memberikan pesan kepada kita bahwa beliau bukan sekadar mengunjungi dan meninjau tapi juga memberikan perhatian kepada IKN," ujar Rifqi.
Baca juga: Demokrat: Prabowo Datangi IKN Bukti Legasi Jokowi Harus Diselesaikan
Kendati demikian, ia sekali lagi mengingatkan komitmen pemerintah dalam menjalankan amanat undang-undang dan peraturan presiden terkait IKN.
"Tapi yang penting adalah komitmen pemerintah sesuai dengan undang-undang dan perpres itu harus dilaksanakan," ujar politikus Partai Nasdem itu.
Diketahui, Prabowo sebagai Presiden pertama kali menginap di IKN usai melakukan sejumlah kunjungan kerja di Kalimantan pada Senin (12/1/2026).
"Iya betul (Presiden Prabowo menginap di IKN)," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin malam.
Seskab Teddy menjelaskan, sebelum tiba dan bermalam di IKN, Prabowo menghadiri kegiatan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).
Baca juga: UU IKN Digugat ke MK, Jakarta Diminta Tetap Ibu Kota Negara Sebelum Ada Kepastian UU
Kegiatan di Banjarbaru, yakni meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru.
Di Balikpapan, Prabowo meresmikan modernisasi kilang Pertamina atau infrastruktur energi terintegrasi Pertamina RDMP.





