Regulasi Pemain Asing Super League 2025/26 Tidak Berubah

celebesmedia.id
2 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Operator kompetisi Super League 2025/26, I.League menegaskan regulasi pemain asing tidak berubah untuk putaran kedua yang akan mulai bergulir 23 Januari mendatang.

Hal itu menanggapi beredarnya berbagai informasi di ruang publik terkait regulasi pemain asing. I.League menyampaikan penegasan guna meluruskan pemahaman yang berkembang.

I.League menegaskan bahwa seluruh regulasi kompetisi, termasuk pengaturan pemain asing dan pemain U-23, ditetapkan dan diterbitkan oleh PSSI sebagai otoritas sepak bola nasional.

I.League menjalankan dan mengawasi implementasi regulasi tersebut dalam pelaksanaan kompetisi.

Adapun ketentuan utama berkaitan regulasi pemain asing yang berlaku di Super League 2025/26 adalah sebagai berikut:

1. Jumlah Pemain Asing yang Dapat Didaftarkan

Sesuai Pasal 12 ayat 2 Regulasi Kompetisi BRI Super League 2025/26, setiap klub diperbolehkan mendaftarkan maksimal 11 (sebelas) pemain asing atau non Warga Negara Indonesia (WNI). Tidak terdapat pembatasan kuota berdasarkan kewarganegaraan.

2. Kewajiban Pemain U23 WNI

Mengacu pada Pasal 44 ayat 3, klub wajib memainkan minimal 1 (satu) pemain U23 Warga Negara Indonesia dalam starting XI dengan durasi bermain minimum 45 menit pada setiap pertandingan. Ketentuan teknis mengenai pemain U23 diatur lebih lanjut dalam Lampiran 4 Regulasi Kompetisi BRI Super League 2025/26.

3. Penggunaan Pemain Asing dalam Pertandingan

Berdasarkan Pasal 44 ayat 6, klub dapat menurunkan maksimal 7 (tujuh) pemain asing dalam starting XI.

Selain itu, 2 (dua) pemain asing lainnya dapat didaftarkan sebagai pemain cadangan, dengan ketentuan bahwa jumlah pemain asing yang berada di lapangan tidak boleh melebihi 7 (tujuh) pemain pada waktu yang bersamaan.

I.League menegaskan bahwa klub bertanggung jawab penuh atas penetapan dan pengelolaan pemain yang dimainkan dalam setiap pertandingan.

Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenakan sanksi kekalahan dengan skor 0–3, sesuai regulasi yang ditetapkan PSSI.

Regulasi ini merupakan bagian dari kebijakan PSSI dalam menjaga keseimbangan antara peningkatan daya saing klub di level Asia dan komitmen terhadap pengembangan pemain lokal, khususnya pemain muda Indonesia.

Dengan penegasan ini, I.League mengimbau seluruh klub dan pemangku kepentingan untuk menjadikan regulasi resmi sebagai satu-satunya rujukan resmi dalam pelaksanaan Super League 2025/26.

Sumber: I.League


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DJP Minta Maaf Kasus OTT Pegawai Pajak Jakut, Tegaskan tak Ada Toleransi Korupsi
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kayu Hanyutan Pascabencana Sumatera Sudah Digunakan untuk Bangun 13 Unit Huntara
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Transaksi Aset Kripto Indonesia Menurun di Tengah Munculnya Sinyal Pemulihan Bitcoin
• 7 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Dugaan Teror DJ Donny: Polisi Sudah Periksa 12 Saksi, Tangani Beberapa Laporan Serupa
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Presiden Prabowo Tegaskan Peresmian Kilang Balikpapan jadi Langkah Menuju Swasembada Energi
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.