FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pegiat media sosial, Edy Mulyadi memberi respon soal isu panas soal pelaporan komika Pandji Pragiwaksono terkait materi Stand Up Mens Rea yang menyedot perhatian luas masyarakat.
Tidak sama seperti yang lain, sorotan yang diberikan oleh Edy Mulyadi soal cuitan lama Presiden Prabowo Subianto terkait dengan Pandji.
Edy Mulyadi lantas turut membagikan tangkapan layar ciutan lama Presiden Prabowo tersebut yang diketahui diunggah pada 22 November 2011.
Respons sang Presiden kala itu terbilang mengejutkan, sebab ia begitu antusias untuk menunggu karya berikutnya dari Pandji Pragiwaksono.
“@pandji saya tunggu album baru saudra Pandji. Kritik yang membangun bagus untuk demokrasi Indonesia,” tulis Prabowo.
Ciutan lama Presiden Prabowo itu lantas dikaitkan Edy Mulyadi dengan kasus yang tengah menjerat Pandji di kepolisian. Melalui cuitan di akun media sosialnya, dia lantas mempertanyakan langkah berikutnya dari Polda Metro Jaya terkait laporan ke Pandji dan respons.
“Kalau Presiden Prabowo sdh posting begini, kira² Polda Metro masih mau tetap lanjut ga yaaaa….?,” tulisnya.
Edy pun memperingatkan soal bahayanya tuduhan diskriminasi dalam polemik ini.
Adanya sindiran yang ditujukannya soal Geng Solo yang disebutnya bisa saja jadi sesuatu yang mengancam.
“Awas, jgn sampai dituduh mengkriminalisasi,” jelasnya.
“Apalagi atas perintah Geng Solo…,” tuturnya. (Erfyansyah/fajar)




