Penulis: Bonny Pasandra
TVRINews - Musi Banyuasin
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang terus mengupayakan pembukaan kembali akses pelayaran di Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, yang hingga kini masih tertutup di sekitar Jembatan P6 Lalan.
Kepala KSOP Kelas I Palembang, Laksamana Pertama TNI Idham Faca, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat agar aktivitas pelayaran dapat segera kembali normal.
“Pada prinsipnya kami mendorong agar jalur pelayaran bisa segera dibuka, tentu dengan tetap memperhatikan aspirasi warga terkait pembangunan jembatan,” kata Idham, Selasa, 13 Januari 2026
Menurutnya, rencana pembukaan jalur sungai sempat dijadwalkan dalam waktu dekat. Namun, setelah dilakukan peninjauan lapangan bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, pembukaan akses belum dapat dilaksanakan karena masih adanya permintaan warga terkait kepastian pembangunan jembatan.
KSOP bersama pemerintah daerah saat ini terus melakukan pendekatan dan komunikasi agar proses pembangunan dapat segera dimulai, sehingga akses pelayaran di bawah jembatan dapat kembali digunakan.
Penutupan jalur Sungai Lalan telah berdampak pada aktivitas angkutan hasil bumi, batu bara, kayu, dan crude palm oil. Dalam kondisi normal, puluhan kapal melintas setiap hari di jalur tersebut.
“Harapannya, dengan adanya progres pembangunan dalam waktu dekat, akses sungai bisa kembali dibuka dan aktivitas pelayaran berjalan seperti biasa,” ujar Idham.
KSOP memastikan akan terus memantau situasi di lapangan serta menjaga keselamatan dan kelancaran pelayaran, sembari menunggu keputusan dan tindak lanjut pembangunan jembatan oleh pihak terkait.
Editor: Redaksi TVRINews



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472088/original/014791700_1768310720-1000312991.jpg)