FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Dinamika politik internal Partai Golkar Sulawesi Selatan memasuki fase krusial. Itu setelah 20 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II kabupaten/kota se-Sulsel secara terbuka menyatakan dukungan dan menyerahkan rekomendasi kepada Munafri Arifuddin untuk maju pada Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Sulsel.
Tak sekadar berhenti pada penyerahan rekomendasi dukungan, para perwakilan pengurus DPD II Golkar se-Sulsel melanjutkan langkah politiknya dengan menemui Koordinator Wilayah (Korwil) Partai Golkar Sulsel, Muhidin M Said, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel di Jakarta, Senin (12/1/2026).
Langkah ini menjadi penegasan bahwa konsolidasi Golkar Sulsel tidak berjalan sporadis, melainkan terstruktur, solid, dan satu arah.
Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah figur kunci DPD II Golkar, di antaranya Sekretaris DPD II Golkar Makassar Andi Suharmika, Ketua DPD II Golkar Takalar Zulkarnain Arief, Ketua DPD II Golkar Bulukumba Nirwan Arifuddin, serta perwakilan DPD II lainnya.
Kehadiran mereka merepresentasikan kekuatan akar partai yang telah sepakat mengusung satu nama dalam Musda, yakni Munafri Arifuddin, untuk maju di Musda yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu yang tidak lama lagi.
Dengan langkah ini pula, Golkar Sulsel mengirimkan sinyal kuat bahwa proses Musda diharapkan berlangsung kondusif, minim faksi, serta berorientasi pada penguatan partai ke depan.
Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bulukumba, Nirwan Arifuddin, mengungkapkan bahwa, ia bersama beberapa jajaran DPD II Golkar se-Sulawesi Selatan telah bertemu dengan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M Said, di Jakarta, pada Senin (12/1/2026).
Nirwan mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan untuk menyampaikan maksud dan tujuan terkait dukungan resmi dari 20 DPD II Golkar se-Sulsel kepada Munafri Arifuddin (Appi) sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulsel pada Musyawarah Daerah (Musda) mendatang.
“Alhamdulillah, kemarin kami bertemu langsung dengan Pak Plt Ketua Golkar Sulsel, Muhidin M Said. Kami menyampaikan aspirasi daerah terkait dukungan 20 DPD II Golkar yang telah memberikan rekomendasi resmi kepada Pak Munafri Arifuddin,” ujar Nirwan, Selasa (13/1/2025).
Pertemuan ini tidak hanya dimaknai sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai forum koordinasi politik strategis untuk menyampaikan pesan penting kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Pesan tersebut tegas, Golkar Sulawesi Selatan berada dalam satu barisan, solid, dan mengedepankan stabilitas serta kekompakan dengan mengusung satu figur sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulsel.
Konsolidasi yang rapi dan dukungan mayoritas DPD II dinilai menjadi modal politik signifikan bagi Munafri Arifuddin, sekaligus cerminan kematangan kader Golkar Sulsel dalam membaca arah dan kepentingan besar partai
Ia menegaskan, dukungan tersebut merupakan murni gerakan soliditas kader Partai Golkar di daerah, tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.
Dukungan itu, kata dia, lahir dari keinginan bersama agar Golkar ke depan dapat semakin solid dan kembali berjaya.
“Ini murni aspirasi kader di daerah. Kami ingin melihat Golkar Sulsel lebih baik ke depan, lebih solid, dan kembali menjadi kekuatan politik utama,” tegasnya.
Nirwan juga berharap, dukungan terhadap Munafri Arifuddin dapat semakin memperkuat kekompakan kader Golkar di tingkat kabupaten dan kota se-Sulsel.
Sehingga mampu bersama-sama membesarkan partai dan mengembalikan kejayaan Golkar pada momentum politik mendatang.
Selain itu, ia membantah isu adanya kesenjangan atau perpecahan di internal Partai Golkar Sulsel menjelang Musda.
“Isu adanya kesenjangan antar kader itu tidak benar. Justru yang ada adalah soliditas dan semangat kebersamaan. Karena itu, kami berharap pelaksanaan Musda sesuai jadwal DPP berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Dari total 24 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, sebanyak 20 DPD II kini telah resmi menyerahkan dukungan tertulis kepada Ketua DPD II Golkar Kota Makassar tersebut untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulsel pada Musda yang dijadwalkan digelar dalam waktu dekat.
Rekomendasi resmi secara tertulis yang dikantongi berasal dari DPD II Golkar Kota Makassar, Takalar, Bulukumba, Bantaeng, Kepulauan Selayar, Jeneponto, Gowa, Sinjai, Maros, Kota Palopo, Pangkep, Soppeng, Wajo, Sidrap, Enrekang, Luwu, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Timur, hingga dukungan terbaru dari DPD II Kabupaten Luwu Utara.
Masuknya rekomendasi dari DPD II Golkar Luwu Utara semakin mengukuhkan posisi Munafri Arifuddin sebagai figur sentral dalam kontestasi Musda Golkar Sulsel.
Dengan dukungan hampir menyeluruh dari basis struktural kabupaten/kota, arah kepemimpinan Golkar Sulsel untuk lima tahun ke depan kian jelas dan mengarah pada satu poros utama.
Sebelumnya, Pengamat politik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr. Andi Luhur Prianto, menilai dukungan dari tingkat daerah merupakan fondasi utama kekuatan partai.
Menurutnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar perlu memberi perhatian serius pada suara kader di akar rumput jika ingin menjaga soliditas dan keberlanjutan kejayaan Golkar di Sulawesi Selatan.
“Aspirasi dari tingkat kabupaten dan kota, memiliki nilai tawar politik yang besar membesarkan partai Golkar di Sulsel, kedepannya,” jelas Luhur.
Meski mengakui bahwa sistem pengambilan keputusan di Partai Golkar bersifat sentralistik dan berada dalam ruang diskresi Ketua Umum.
Namun, Andi Luhur menilai hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan suara kader di daerah.
“Tentu, aspirasi kader DPD II, harus tetap dibawa ke meja pusat dan dipertimbangkan secara sungguh-sungguh,” tukasnya. (*)




