-
-
-
-
-
Nasib malang harus dialami pemuda bernama Aris yang sehari-hari berprofesi sebagai supir pengantar batu es. Lantaran banjir yang merendam sejumlah ruas jalan di Jakarta pada Senin (12/1) kemarin, Aris harus mengalami kerugian besar.
Diungkapkan oleh Aris, perjalanan yang biasanya ditempuh tanpa hambatan berubah menjadi ujian panjang. Kendaraan terpaksa berhenti hampir satu jam di tengah kemacetan akibat banjir. Hal ini pun berdampak pada puluhan kilogram batu es yang seharusnya tiba dalam kondisi utuh perlahan mencair.
"Sekitar 20 kilogram es batu mencair," kata Aris lirih, dikutip dari Wartakota.
Keterlambatan pengiriman menjadi konsekuensi yang tak terelakkan bagi Aris. Batu es yang mencair akibat keterlambatan pengiriman dihitung sebagai kerugian pribadi dan berujung pada pemotongan gaji. Diketahui setiap kantong es yang mencair dihargai Rp 17.000.
Curhatan Aris itu pun menuai beragam respon dari warganet. Tidak sedikit yang ikut prihatin dan mendoakan agar Aris bisa mendapatkan rezeki yang lebih di lain waktu.
"Semoga Allah gantikan dr jalan yg lain y mas berlipat2"
"Ga adil banget, siape sih tuh bosnya. Ntar bosnya di kerubutin netizen baru tau rasa"
"Ya Allah kan musibah. Engga tau bakalan kejebak banjir. Bosnya. Ajah. Engga puya perasan"
"Musibah gak ad yg Thu asal di ganti rugi aj pad hao jual es batu itu oset besar loh nap sih main potong gaji kasihan semoga di ganti rejeki yg banyak"



