KPK Amankan Sejumlah Uang dan Dokumen dari Kantor Pusat DJP

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah koper berisi barang bukti dan sejumlah sitaan usai menggeledah Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), pada Selasa (13/1/2026). 

Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penggeledahan dilakukan di dua unit kerja di lingkungan kantor pusat DJP, yakni Direktorat Peraturan Perpajakan serta Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian.

“Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan suap pemeriksaan pajak, hari ini penyidik kembali melakukan pengledahan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, tepatnya di Direktorat Peraturan Perpajakan dan juga di Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian,” kata Budi saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga: KPK Angkut Lebih 5 Koper Usai Geledah Kantor DJP

Menurut Budi, dari kegiatan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga berkaitan langsung dengan konstruksi perkara suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara.

“Dalam kegiatan pengledahan hari ini, tim mengamankan dan menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik, di mana dokumen dan barang bukti elektronik tersebut diduga terkait dengan konstruksi perkara ini,” ujarnya.

Selain dokumen dan barang bukti elektronik, KPK juga mengamankan sejumlah uang yang diduga bersumber dari pihak tersangka dalam perkara tersebut.

“Selain itu, penyidik juga mengamankan sejumlah uang yang diduga bersumber dari pihak tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan suap pemeriksaan pajak di KPP Madya, Jakarta Utara,” ucap Budi.

Baca Juga: Gruduk Kantor DJP, KPK Siapkan 12 Mobil Angkut Barang Bukti

Budi menegaskan, seluruh barang bukti yang telah diamankan akan didalami lebih lanjut oleh penyidik guna menelusuri peran para pihak yang terlibat serta aliran dana dalam perkara dugaan suap pemeriksaan pajak tersebut.

KPK menyatakan penggeledahan ini merupakan bagian dari rangkaian tindakan penyidikan yang masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya pengembangan perkara berdasarkan temuan alat bukti baru.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hingga Senin (12/1) Malam, 9 RT di Jakarta Barat Masih Terendam Banjir
• 18 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kejar Market Cap Berlipat di 2030, Telkom Rombak Struktur 60 Anak Perusahaan
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Aurelie Moeremans Buka Luka Lama, Psikolog Jelaskan Proses Panjang Pemulihan Trauma Kekerasan Seksual
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Indonesia Memacu Hilirisasi dan Keberlanjutan pada Outlook Perkebunan 2026
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Prabowo Tegaskan Bakal Bangun Kampus Kedokteran Gratis, Dibiayai Negara
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.