JAKARTA, DISWAY.ID-- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta maaf atas insiden penumpang disabilitas tuna netra terjatuh ke got di halte Transjakarta.
Pramono menegaskan, halte Transjakarta harusnya lebih ramah terhadap penumpang berkebutuhan khusus.
BACA JUGA:Pertamina dan MIND ID Mau Sulap Batu Bara Jadi 'LPG Terbarukan', Gas Elpiji Bakal Dihapus?
BACA JUGA:Nasib Ribuan Nakes di Aceh Memprihatinkan, Pencairan Dana Belum Cair-cair
"Hal yang berkaitan dengan disabilitas Jakarta harus lebih ramah. Dan secara khusus untuk ini saya minta maaf," kata Pramono di Jakarta Pusat pada Selasa, 13 Januari 2026.
Pramono pun akan menegur jajaran direksi Transjakarta agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Seperti ini tidak boleh terulang kembali. Saya akan memberikan teguran kepada jajaran direksi dan juga manajemen Trans Jakarta," pungkasnya.
Sebelumnya PT Transjakarta menyesalkan adanya insiden penumpang Transjakarta disabilitas tuna netra terjatuh ke got.
BACA JUGA:Jakarta Diprediksi Hujan Ekstrem Sepekan ke Depan, Pramono Gelar Modifikasi Cuaca 5 Hari
BACA JUGA:Gagalkan Impor Ilegal 100 Ton Ikan Salem di Pelabuhan Tanjung Priok, KKP Selamatkan Kerugian Negara Rp4.48 Miliar
Pelanggan disabilitas tersebut terjatuh imbas tidak ada pendampingan dari petugas Transjakarta Care.
"Kami menyesalkan kejadian tersebut dan telah berkomunikasi dengan pelanggan. Transjakarta siap memberikan perhatian serta pendampingan kepada pelanggan yang bersangkutan," kata Tjahyadi DPM selaku Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta dalam keterangannya pada Senin, 12 Desember 2026.
Tjahyadi menegaskan akan melakukan evaluasi internal di jajaran Transjakarta agar kejadian serupa tidak terulang.
"Saat ini kami melakukan evaluasi internal dan memperkuat kembali standar pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.
BACA JUGA:Ketua RT Ungkap Dugaan Motif Pedagang Cilok Ditusuk Rekan Sejawatnya di Kembangan
- 1
- 2
- »




