Realisasi Klaim BPJS Ketenagakerjaan Fakfak Tahun 2025 Capai Rp53,6 Miliar

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Frans Tamaela

TVRINews, Fakfak

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Fakfak merealisasikan pembayaran klaim peserta sepanjang tahun 2025 dengan total nilai mencapai Rp53.627.049.553. Pembayaran tersebut mencakup berbagai program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di Kabupaten Fakfak.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Fakfak, Ingrid Loury Latukonsina, menyampaikan bahwa pembayaran klaim ini merupakan wujud komitmen pihaknya dalam memberikan perlindungan serta kepastian bagi seluruh peserta.

“Sepanjang tahun 2025, kami telah membayarkan lebih dari 3.300 klaim dengan total nilai mencapai 53,6 miliar rupiah. Ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi pekerja dan keluarganya,” ujar Ingrid dalam keterangannya pada Selasa 13 Januari 2026.

Berdasarkan data yang dirilis, klaim Jaminan Hari Tua (JHT) menjadi yang paling dominan dengan 2.817 kasus, dengan nilai pembayaran mencapai Rp46,38 miliar. Tingginya angka tersebut menunjukkan manfaat program JHT dirasakan langsung oleh masyarakat peserta.

Selain itu, klaim Jaminan Kematian (JKM) tercatat sebanyak 161 kasus dengan nilai santunan sebesar Rp5,77 miliar yang diberikan kepada ahli waris. Sementara untuk klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) tercatat sebanyak 8 kasus dengan nilai Rp403 juta, serta Jaminan Pensiun (JP) sebanyak 19 kasus dengan total Rp280 juta.

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Fakfak juga telah membayarkan klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sebanyak 306 kasus senilai Rp649 juta, serta beasiswa pendidikan bagi anak peserta sebanyak 27 kasus dengan nilai Rp135,5 juta.

Ingrid menambahkan, pihaknya terus berupaya mendorong peningkatan kepesertaan di wilayah Fakfak agar seluruh pekerja, termasuk di sektor informal, dapat terlindungi oleh jaminan sosial.

“Kami mengajak seluruh pekerja, baik formal maupun informal, untuk segera mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan ini sangat penting untuk menjamin kesejahteraan pekerja dan keluarganya di masa depan,” tutup Ingrid Loury Latukonsina.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Geledah Kantor Ditjen Pajak Kemenkeu
• 10 jam lalukompas.com
thumb
5 Kali Bobol Gawang Kiper Timnas Indonesia, Juventus Naik Peringkat 3 Klasemen Serie A Liga Italia
• 17 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Menkop Yakin Kolaborasi dengan Tiongkok Dapat Perkuat Ekosistem Bisnis Kopdes
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Lonjakan Emas Didukung Ketidakpastian Politik dan Ketegangan Global
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Wakapolri Targetkan SMA Kemala Taruna Bhayangkara Mulai Beroperasi pada 2026, Siap Cetak Generasi Emas
• 23 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.