Pemerintah Ingin Bangun 13 Peternakan Ayam Terintegrasi, Ini Lokasinya

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah mendorong pembangunan 13 pabrik daging dan telur ayam terintegrasi, mulai dari pengadaan bibit berupa grand parent stock hingga produksi sosis. Proyek pembangunan peternakan ayam terintegrasi ini, antara lain akan didanai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara dengan investasi mencapai Rp 20 triliun.

Berdasarkan paparan Kementerian Pertanian, rencana ini akan menambah produksi telur sejumlah 1 juta ton dan daging ayam hingga 1,54 juta ton. Staf Khusus Menteri Bidang Kebijakan Pertanian Kementan Sam Herodian menghitung, investasi tersebut akan meningatkan perputaran uang di industri telur dan daging ayam hingga Rp 99 triliun.

"Investasi ini bukan hanya memproduksi daging dan telur ayam saja, tapi sampai produk hilir," kata Sam dalam Road to Jakarta Food Security Summit 2026, Selasa (13/1).

Sam menyampaikan, jumlah uang yang berputar dalam industri daging dan telur ayam saat ini mencapai Rp 554 triliun. Seluruh kekayaan tersebut berpusat dalam dua perusahaan swasta, tetapi Sam tidak mengumumkan perusahaan yang dimaksud.

Pada tahun ini, beru akan terdapat tujuh peternakan ayam terintegrasi senilai Rp 20 triliun. Sam menyampaikan Daya Anagata Nusantara saat ini telah mencairkan dana kebutuhan investasi tersebut.

Pemerintah akan mulai membangun tujuh fasilitas produksi tersebut pada bulan ini. Sam belum mengumumkan tujuh provinsi yang akan menjadi lokasi fasilitas produksi tersebut. Adapun 13 provinsi yang menjadi lokasi pengembangan klaster produksi daging dan telur ayam, sebagai berikut:

1. DI Aceh
2. Riau
3. Sumatera Selatan
4. Lampung
5. Kalimantan Barat
6. Kalimantan Tengah
7. Kalimantan Timur
8. Gorontalo
9. Sulawesi Selatan
10. Nusa Tenggara Barat
11. Nusa Tenggara Timur
12. Papua Selatan
13. Jawa Timur

Presiden Asosiasi Peternak Layer Nasional atau APLN Ki Musbar Mesdi sebelumnya mengatakan, rencana pendanaan proyek peternakan ayam senilai Rp20 triliun oleh Danantara berpotensi tidak efektif karena menghadapi persoalan klasik di sektor unggas, seperti logistik dan biaya pakan yang tinggi di luar Pulau Jawa. Program ini disebut-sebut akan mendukung kebijakan Makan Bergizi Gratis.

Mesdi menyatakan dukungan investasi ke industri peternakan ayam senilai Rp 20 triliun pada tahun depan. Dana segar ini dinilai dapat meningkatkan ketahanan daging dan telur ayam di luar Pulau Jawa, khususnya bagian timur Indonesia.

"Permintaan daging dan telur ayam untuk paruh kedua tahun depan akan tinggi. Maka dari itu, memang perlu ada penambahan produksi telur di luar Pulau Jawa," kata Musbar kepada Katadata.co.id, Selasa (11/11).

Di sisi lain, Dia mengatakan masalah utama distribusi daging ayam dan telur adalah transportasi. Jika pakan dan DOC tidak bisa didistribusikan cepat, tujuan pemerataan produksi sulit tercapai.

Ia menjelaskan, separuh dari total investasi Rp 20 triliun akan digunakan untuk sektor unggas pedaging (broiler), sedangkan sisanya untuk membangun industri ayam petelur (layer). Namun hingga kini, petunjuk teknis pelaksanaan dan mekanisme pendistribusian bibit ayam (DOC) ke luar Pulau Jawa belum tersedia.

Selain infrastruktur, kebijakan proteksi di sejumlah daerah juga disebut berpotensi menghambat distribusi antarwilayah. Beberapa pemerintah provinsi masih membatasi masuknya produk unggas dari luar daerah dengan alasan melindungi peternak lokal, padahal permintaan di wilayah tersebut terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan investasi di kawasan timur Indonesia.

Kementerian Pertanian mendata, hanya ada enam provinsi yang memiliki ketahanan produksi telur ayam atau memiliki surplus lebih dari 10% pada Oktober 2025. Keenam provinsi tersebut adalah Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Lampung, Jawa Timur, dan Bali.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Reza Pahlavi Siapkan Rencana Transisi Kekuasaan di Iran
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
KPK Dalami Aliran Rp600 Juta dari Tersangka ke Anggota DPRD Bekasi
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Malam Ketika Rezim Khamenei “Kehilangan” Ibu Kota: Punak Dikuasai, Masjid Dibakar
• 15 jam laluerabaru.net
thumb
Antisipasi Banjir, Pemerintah Mulai Modifikasi Cuaca di Jakarta
• 11 jam laludetik.com
thumb
Dirut Bulog: "Margin Fee" 7 persen perkuat layanan pangan nasional
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.