GenPI.co - Sejumlah sekolah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terpaksa diliburkan karena terdampak banjir.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan puluhan sekolah dasar (SD) dan Taman Kanak-kanak (TK) di berbagai kecamatan terpaksa menghentikan KBM tatap muka.
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sementara dialihkan secara daring atau online.
"Kami mengapresiasi semangat para guru yang tetap menjalankan tugas mengajar di tengah kondisi banjir. SD Negeri 3 Pasuruhan Lor saat ini diliburkan," kata dia, Selasa (13/1).
Namun, para guru tetap masuk dan melaksanakan pembelajaran secara daring.
Sam’ani mengatakan banjir karena intensitas hujan tinggi sejak Jumat (9/1) merendam sejumlah daerah di Kabupaten Kudus.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Kabupaten Kudus Anggun Nugroho mengungkapkan sebanyak 52 sekolah terdampak banjir.
"Kami mengimbau seluruh sekolah mengutamakan keselamatan warga sekolah, terutama siswa. Jangan memaksakan kegiatan tatap muka apabila kondisi tidak memungkinkan dan berisiko," terang dia.
Pihaknya meminta sekolah untuk mengamankan aset-aset penting.
Ini meliputi perangkat elektronik, alat peraga, dan buku pelajaran, supaya terhindar dari kerusakan akibat genangan banjir di Kudus.(ant)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:



