Ambisi Kuasai Greenland, Rusia Olok-olok Donald Trump dengan Bahasa Referendum Mendadak

fajar.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, BERLIN –Jerman mengumumkan kesiapannya untuk memikul tanggung jawab yang lebih besar di Arktik, menyusul pernyataan kontroversial Presiden AS, Donald Trump yang berniat merebut Greenland.

Ambisi Trump itu telah memicu perselisihan diplomatik antara Washington dan sekutu-sekutunya di Eropa.

Berbicara pada konferensi pers bersama dengan menteri luar negeri Islandia di Reykjavik, Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul menekankan niat Berlin untuk memperluas komitmennya di Arktik sambil dengan tegas menolak ancaman Trump terhadap wilayah Denmark yang kaya mineral tersebut.

“Keamanan di Arktik menjadi semakin penting dan merupakan bagian dari kepentingan bersama kita di NATO,” kata Wadephul.

“Jika presiden Amerika mempertimbangkan ancaman apa yang mungkin datang dari kapal atau kapal selam Rusia atau Tiongkok di wilayah tersebut, tentu saja kita dapat menemukan jawabannya bersama-sama. tambahnya.

Tetapi, kata dia masa depan Greenland harus diputuskan oleh rakyat Greenland dan Denmark. Dia menggarisbawahi dukungan Jerman untuk kedaulatan Denmark dan penentuan nasib sendiri rakyat Greenland.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev menyindir Trump, memperingatkan pada hari Senin bahwa penduduk Greenland dapat memilih untuk bergabung dengan Rusia, jika Presiden AS Donald Trump tidak bertindak cepat untuk mengamankan pulau Arktik tersebut, lapor Interfax.

“Trump perlu bergegas. Menurut informasi yang belum diverifikasi, dalam beberapa hari ke depan mungkin akan ada referendum mendadak, di mana seluruh penduduk Greenland yang berjumlah 55.000 jiwa dapat memilih untuk bergabung dengan Rusia,” kata Medvedev, mantan presiden Rusia, kepada Interfax.

Ia menambahkan dengan sedikit sarkasme, “Dan kemudian selesai. Tidak ada bintang kecil baru di bendera (AS).”

Pernyataan Medvedev muncul di tengah meningkatnya ketegangan atas Greenland, yang telah menjadi titik fokus perhatian internasional karena lokasinya yang strategis dan kekayaan sumber daya alamnya.

Trump kembali berupaya mengamankan kendali atas Greenland, wilayah Denmark yang berpemerintahan sendiri, dengan alasan bahwa Washington harus memiliki pulau itu untuk mencegah pengaruh Rusia dan Tiongkok di kawasan tersebut.

Presiden AS menyebut lokasi strategis dan sumber daya alam Greenland sebagai hal yang vital bagi keamanan nasional AS, yang memicu keberatan keras dari Denmark dan Greenland.

Berbicara kepada wartawan di atas pesawat Air Force One pada hari Minggu, Trump mengatakan Amerika Serikat akan mengambil alih Greenland dengan cara apa pun, memperingatkan bahwa Rusia dan Tiongkok akan mengambil alih jika AS tidak bertindak.

“Jika kita tidak mengambil alih Greenland, Rusia atau Tiongkok akan melakukannya, dan saya tidak akan membiarkan itu terjadi,” kata Trump, meskipun saat ini tidak ada negara yang mengklaim pulau tersebut.

“Greenland harus membuat kesepakatan, karena Greenland tidak ingin melihat Rusia atau Tiongkok mengambil alih.

Trump juga mengejek kemampuan pertahanan Greenland, dengan mengatakan, “Anda tahu apa pertahanan mereka, dua kereta luncur anjing, sementara Rusia dan Tiongkok memiliki kapal perusak dan kapal selam di mana-mana,” katanya.

Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen menanggapi dengan menekankan komitmen negaranya untuk membela Greenland. “Ada konflik mengenai Greenland. Ini adalah momen yang menentukan,” kata Frederiksen selama debat dengan para pemimpin politik Denmark menjelang pertemuan di Washington pada hari Senin.

Ia menambahkan di Facebook bahwa Denmark siap membela nilai-nilai kami, di mana pun itu, termasuk di Arktik. “Kami percaya pada hukum internasional dan hak rakyat untuk menentukan nasib sendiri,” tandasnya. (fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jelang Usia ke-22, Transjakarta Hadapi Ujian Kualitas Layanan dan Standar Keselamatan
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Hujan Lebat Meluas, BMKG: Waspada Bencana Hidrometeorologi
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Genoa vs Cagliari, Menang Telak, Il Grifone Jauhi Zona Merah
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pramono Anung Perintahkan BPBD Modifikasi Cuaca di Jakarta Selama 5 Hari
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Kanselir Jerman: Kami Sedang Menyaksikan Hari-Hari Terakhir Rezim Iran
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.