Masdar UEA capai kapasitas energi bersih 65 GW

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Abu Dhabi (ANTARA) - Perusahaan energi terbarukan Uni Emirat Arab, Masdar, mencapai kapasitas energi bersih sebesar 65 gigawatt (GW) secara global seiring upaya perusahaan menuju target 100 GW pada 2030.



Chairman Masdar Sultan Ahmed Al Jaber, saat pembukaan Abu Dhabi Sustainability Week di Abu Dhabi, Selasa mengatakan, UEA telah menata ulang struktur ekonominya agar mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi.

“Fase pertumbuhan berikutnya akan ditentukan oleh perpaduan antara energi, manufaktur maju, dan kecerdasan buatan, yang akan menciptakan sistem yang lebih cerdas, industri yang lebih kuat, dan perekonomian yang lebih tangguh," ucap Al Jaber.

“Kecerdasan buatan (AI) bukan lagi alat tambahan. Sekarang AI menjadi dasar utama yang menggerakkan seluruh strategi industri kita,” ujar dia menambahkan.

Baca juga: Masdar UAE harap ekspansi PLTS Cirata capai kemajuan konkret tahun ini

Al Jaber menyampaikan dari total 65 GW kapasitas energi bersih Masdar, sekitar 45 GW telah beroperasi, dalam tahap konstruksi, atau telah berkomitmen, sementara 20 GW lainnya masih dalam pengembangan lanjutan. Dengan capaian tersebut, Masdar telah menempuh dua per tiga target 100 GW pada 2030.

Sejak berdiri, Masdar telah menginvestasikan sekitar 45 miliar dolar AS dalam proyek energi terbarukan di lebih dari 40 negara.

Untuk fase pertumbuhan berikutnya, perusahaan menyiapkan tambahan 30–35 miliar dolar AS hingga 2030, dengan rencana penambahan kapasitas rata-rata 10 GW per tahun melalui kombinasi ekuitas, green bonds, dan pembiayaan jangka panjang.

Pada 2025, Masdar mencatat sejumlah pencapaian penting, termasuk dimulainya pembangunan proyek energi terbarukan round-the-clock pertama di dunia di UAE, yang menggabungkan pembangkit surya 5,2 GW dengan sistem penyimpanan baterai 19 GWh.

Baca juga: Indonesia dinilai berada di jalur yang tepat dorong transisi energi

Masdar juga memperluas portofolionya melalui akuisisi dan investasi proyek energi terbarukan di berbagai kawasan, termasuk Eropa, Asia Tenggara, dan Asia Tengah.

Di Indonesia, perusahaan terlibat dalam pengembangan PLTS terapung Cirata di Jawa Barat berkapasitas 145 MW.

Ekspansi lainnya mencakup proyek 1 GW di Filipina, PLTS terapung 200 MW di Malaysia, serta pembangunan sistem penyimpanan energi baterai terbesar di Uzbekistan di Zarafshan.

UEA telah berkomitmen mencapai emisi nol bersih pada 2050 dan terus mendorong diversifikasi ekonomi untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Baca juga: UEA perkuat kemitraan transparan dengan Indonesia


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Sapa dan Saksikan Karya Siswa SMA Taruna Nusantara Malang
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Sidak MPP, Appi Tegur Pegawai Tinggalkan Pelayanan
• 11 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Razman Arif Klaim Sempat Upayakan Eggi Sudjana Temui Jokowi di Solo Terkait Isu Ijazah
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Tips Mengatasi Banjir di Rumah Sebelum Terlambat
• 12 jam lalumediaapakabar.com
thumb
SBY: Demokrat Bersama Prabowo Harus Jadi Bagian dari Solusi Bangsa
• 22 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.