GenPI.co - Jus jeruk telah lama menjadi minuman favorit karena kandungan vitamin C dan antioksidannya yang tinggi.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa minuman ini berpotensi memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan, termasuk mendukung fungsi kardiovaskular dan kognitif.
"Jus jeruk mengandung vitamin C, kalium, folat, dan flavanon jeruk seperti hesperidin serta naringenin," ujar ahli diet kardiologi preventif Michelle Routhenstein, dilansir Health.
Flavanon merupakan jenis flavonoid yang memberi warna cerah pada banyak buah dan sayuran sekaligus memiliki efek melawan penyakit.
Minum jus jeruk secara teratur memiliki risiko lebih rendah terhadap masalah jantung dan stroke.
"Senyawa ini membantu menurunkan peradangan dan stres oksidatif setelah makan, sehingga mendukung fungsi pembuluh darah agar bekerja lebih efektif," kata Routhenstein.
Meski demikian, ahli tidak menyarankan minum jus jeruk dalam jumlah banyak.
Ahli gizi Mei Chung mengatakan adanya potensi efek anti-inflamasi dari konsumsi jus jeruk harian.
Namun, dia tetap bersikap konservatif dalam merekomendasikan kebiasaan ini untuk semua orang.
Sebagian besar penelitian yang dianalisis berskala kecil dan berdurasi pendek, sehingga bukti yang ada tergolong sangat rendah.
Selain itu, banyak studi tentang jus jeruk mendapat dukungan dari industri jeruk, sehingga perlu dipertimbangkan dengan hati-hati.
Meski beberapa bukti menunjukkan peningkatan biomarker peradangan, Chung menyebut hubungan langsung dengan peningkatan kesehatan manusia belum bisa dipastikan. (*)
Lihat video seru ini:




