Janji Kripto Timothy Ronald yang Membuat Rp 3 Miliar Melayang

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Awalnya hanya rasa penasaran. Dari layar ponsel, Younger melihat potongan-potongan kisah sukses investasi kripto yang dipamerkan influencer keuangan Timothy Ronald.

Mobil yang digunakan Timothy mewah, usia pun masih muda, serta janji keuntungan cepat menjadi daya tarik yang akhirnya membuatnya melangkah masuk.

“Nah saya melihat dia dari Instagram. Dari cara dia flexing segala macam, kaya dari kripto cepat, terus bisa beli mobil mewah dalam usia muda. Nah itu saya tergiur,” ujar Younger di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2026).

Baca juga: Sosok Timothy Ronald, Investor Muda yang Kini Dilaporkan Polisi soal Dugaan Penipuan Kripto

Ketertarikan itu berujung pada keputusannya bergabung dengan Akademi Kripto, komunitas edukasi yang diasuh Timothy Ronald bersama Kalimasada.

Younger membayar biaya awal Rp 9 juta. Tak lama berselang, ia kembali mengeluarkan Rp 39 juta untuk paket keanggotaan seumur hidup.

Total sekitar Rp 50 juta melayang hanya untuk masuk ke lingkaran tersebut.

Tergiur sinyal Kripto hingga rugi Rp 3 Miliar

Setelah menjadi anggota, Younger mengaku menerima sinyal trading kripto yang disebut-sebut mampu mendatangkan keuntungan besar.

Janji profit 300 hingga 500 persen membuatnya semakin yakin untuk menaruh modal lebih dalam.

“Bisa sampai (rugi) Rp 3 miliar ya dari sinyal dia. Saya tergiur karena ada bukti sinyal. Bahwa dia (Timothy) mengatakan dari Rp 2 juta itu bisa jadi Rp 2 miliar,” kata Younger.

Salah satu aset yang direkomendasikan adalah Koin Manta.

Baca juga: Cerita Pelapor Timothy Ronald: Tergiur Konten Flexing Kripto, Korban Rugi Miliaran

Younger menyebut menerima dokumen PDF yang berisi proyeksi keuntungan tinggi, seolah mempertebal keyakinannya bahwa keputusan itu tidak keliru.

“Beli koin apapun bisa untung. Dan saya kena-nya tuh di ‘Koin Manta’ ini. Dan ada indikasi. Dia kasih PDF itu, menjanjikan profit 300 sampai 500 persen,” ujarnya.

Namun, keuntungan yang dijanjikan tak pernah benar-benar hadir. Dana terus berputar, kembali dimasukkan ke perdagangan berikutnya, hingga akhirnya habis tanpa sisa.

“Habis, enggak ada, enggak ada, saya enggak tarik sama sekali. Enggak ada untung. Setelah untung, terus dimainin lagi kayak gitu. Tidak ada untung sama sekali. (kerugian) Rp 3 miliar,” jelas Younger.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Kasus dugaan penipuan investasi kripto ini kini bergulir di Polda Metro Jaya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Akses Air Bersih Warga Aceh Dipercepat, Pemerintah Bangun 57 Titik Sumur Bor
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Berita Populer: Audi Ikut F1 Musim 2026; Transformasi Kia Indonesia
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Manchester United tunjuk Michael Carrick sebagai pelatih sementara
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Benarkah Sampo Non SLS Lebih Aman untuk Rambut?
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kisah Ambar Wanto, Driver Ojol Belajar Bahasa Inggris di Tengah Keterbatasan
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.