Viral video yang memperlihatkan perbatasan antara Provinsi Banten dengan Jawa Barat (Jabar), tepatnya di Desa Lebakgedong, Kecamatan Lebak, Banten.
Di Banten, jalanannya masih tanah merah sedangkan di Jabar sudah aspal hitam.
Perekam video itu adalah Muhammad Zaenudin (26 tahun), warga Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak, Kabupaten Banten.
Ia merekam itu pada Kamis, 8 Januari 2025.
"Saya selaku warga yang sehari-hari melintasi jalanan utama merasa resah melihat perbedaan infrastruktur itu," ujar Zaenudin, Senin (12/1).
Rumah Zaenudin di Banjarsari dengan lokasi batas Jabar-Banten di Lebakgedong berjarak 7,5 kilometer.
Sedangkan jarak Lebakgedong dengan kantor desa terakhir di Jabar, yakni kantor Desa Cileuksa, 15 km.
"Itu kan perlintasan antara dua provinsi. Di wilayah Banten sudah ada pengerjaan jalan tapi cuma sekitar 400 meter saja, tidak sampai tembus ke sana (perbatasan dengan Jabar)," ujar Zaenudin.
Kata Gubernur BantenGubernur Banten Andra Soni angkat bicara terkait viralnya video yang memperlihatkan ketimpangan infrastruktur jalan di perbatasan Banten-Jabar itu.
Menurut Andra, ia tengah berupaya merealisasikan janji kepada masyarakat sekitar dengan melakukan pengerasan jalan yang masuk ke kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
Ia menjelaskan, pengerasan jalan dilakukan dengan menyesuaikan status kawasan serta kondisi warga yang saat ini masih tinggal di hunian sementara (huntara).
“Kalau soal jalannya itu janji kami. Cuma kemarin kami harus muter jalannya karena ada pengerjaan dari wilayah Kabupaten Bogor,” kata Andra kepada awak media, Selasa (13/1), di Gedung Negara Provinsi Banten.
Andra mengungkapkan, anggaran pengerasan jalan di lokasi tersebut mencapai Rp 400 juta yang bersumber dari anggaran perubahan tahun 2025. Selain itu, terdapat rencana penambahan anggaran untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 1,3 kilometer.
“Tahun lalu sudah mulai (pengerasan), tapi berhubung ada kelangkaan material kemarin. Tahun ini diteruskan pengerasan jalannya. Jadi jalan ini dikerasin sampai betul-betul siap dibangun, ada tahapannya,” ujar Andra.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472206/original/076915000_1768355782-1000772448.jpg)

