Grid.ID - Dinda Kirana kembali menunjukkan keberaniannya sebagai seorang aktor lewat series terbarunya berjudul Bercinta Dengan Maut. Dikenal luas melalui berbagai peran di sinetron televisi, kali ini Dinda mengambil langkah besar dengan menantang dirinya keluar dari zona nyaman. Peran yang ia mainkan dalam series ini disebut-sebut sebagai salah satu karakter paling ekstrem dan kompleks sepanjang kariernya.
Saat ditemui di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/1/2026), Dinda Kirana secara terbuka mengungkapkan alasannya menerima proyek tersebut. Ia menyebut bahwa kesempatan ini menjadi ruang baginya untuk berevolusi sebagai seorang aktor, bukan sekadar mengulang pola yang sama.
"Keluar dari zona nyaman dalam arti aku merasa memiliki kesempatan untuk bisa eksplor lebih dalam lagi, untuk bisa berevolusi sebagai aktor," ujar Dinda Kirana di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat pada Selasa (13/1/2026).
Menurut Dinda, dunia sinetron memiliki batasan-batasan tertentu yang sering kali membuat aktor tidak bisa sepenuhnya mengeksplorasi karakter secara bebas. Berbeda dengan series Bercinta Dengan Maut, yang justru memberinya ruang untuk tampil lebih realistis dan berani.
"Karena kalau di sinetron kan punya batasan-batasan tertentu yang kita nggak bisa langkahi. Kalau di sini tuh bisa lebih realistis, bisa lebih eksplor, bisa lebih ekstrem," ungkapnya.
Judul series yang kontroversial pun menjadi perhatian tersendiri. Dinda menyadari bahwa publik akan terkejut melihat transformasi dirinya dalam proyek ini. Ia bahkan menyebut bahwa keterkejutan penonton adalah sesuatu yang tak terhindarkan.
"Jadi menurut aku sih kagetnya nggak tanggung-tanggung sih orang lihat aku di judul ini. Aku cuma berharap aku bisa memainkan karakter aku secara jujur dan believable. Orang percaya kayak "Gila, nih orang sakit", gitu sih," tuturnya.
Untuk mencapai itu, Dinda menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap karakter yang ia perankan. Ia mengaku harus benar-benar mengerti, menerima, dan memahami sisi gelap karakter tersebut, meski secara personal itu bukan sesuatu yang nyaman baginya.
"Aku harus bisa mengerti sih. Aku harus bisa memahami. Kadang kan kita ambil peran kayak "Oke, contohnya aku ambil peran ini". Ini bukan karakter yang aku nyaman, tapi aku harus berani, aku harus paham kenapa karakter ini bisa seperti ini. Aku harus bisa accept (menerima) dan paham," ujarnya.
Baginya, tanggung jawab seorang aktor bukanlah memilih peran yang aman atau sekadar terlihat baik di mata penonton. Justru, tantangan sesungguhnya adalah berani mengambil karakter yang mentah, tidak nyaman, namun relevan dengan realitas kehidupan.
"Makanya tanggung jawab sebagai aktor itu bukan kayak "Oh, gue pengen milih karakter yang bagus aja nih, yang charming buat gue", tapi kayak "Lo bisa nggak sih ngambil karakter yang raw (mentah), yang lo nggak nyaman, tapi relevan?"," tegas Dinda Kirana.
Proses pengambilan keputusan untuk menerima series ini juga melibatkan orang terdekatnya. Saat ini, manajer Dinda adalah adik kandungnya sendiri, yang ia percaya penuh untuk membantu menilai proyek-proyek yang datang.
"Iya, challenging sih. Dan kebetulan sekarang kan manajer aku juga adik aku sendiri. Jadi aku percayain adik aku untuk lihat gimana skripnya so far," sebutnya.
Setelah membaca dan mendiskusikan karakter yang akan dimainkan, Dinda sempat menjelaskan secara gamblang kepada sang adik tentang kompleksitas peran tersebut. Respons yang ia terima justru membuatnya semakin yakin.
"Menarik sih. Tapi aku bilang ke adikku "Karakternya gue gini lho", terus adikku bilang "Ya, ambil aja"," tutur Dinda Kirana.
Serial berjudul Bercinta Dengan Maut bercerita tentang seorang stripper yang menemukan bahwa ia memiliki kembaran identik dari keluarga kaya. Setelah keduanya menjalin ikatan sebagai satu-satunya keluarga yang mereka miliki, sang kembaran meninggal secara misterius.
Didorong oleh duka dan kebenaran yang terungkap, ia mengambil alih identitas saudaranya untuk menyusup ke dalam keluarga tersebut, mengungkap rahasia kelam di balik kematian sang kembaran, dan menuntut keadilan.
Serial original lokal pertama iQIYI dan Telkomsel akan diproduksi oleh Hitmaker Studios, rumah produksi ternama yang telah melahirkan berbagai karya populer di industri hiburan Indonesia, dengan proses produksi yang dijadwalkan dimulai pada bulan ini.
Bercinta Dengan Maut akan dibintangi oleh Haico Van Der Veken, Maxime Bouttier, Teuku Rasya, dan Dinda Kirana. Serial ini direncanakan hadir dalam 10 episode dan ditargetkan tayang pada kuartal kedua tahun ini. Penonton dapat menyaksikan serial ini secara eksklusif melalui platform MAXstream dan iQIYI. (*)
Artikel Asli




