KOMPAS.TV – Sebanyak 300 keluarga di dua desa terdampak banjir yang terjadi di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (14/1/2026).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah menyebut banjir terjadi akibat cuaca ekstrem yang terjadi sejak Selasa (13/01) sore hingga malam di daerah setempat.
Kepala BPBD Lombok Tengah Ridwan Maruf di Lombok Tengah, menyebut banjir berdampak di tiga desa, yakni Desa Selong Belanak di Kecamatan Praya Barat, Desa Kabul dan Desa Nontong Ajan di Kecamatan Praya Barat Daya.
Baca Juga: Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem Akibatkan Sejumlah Rumah Rusak di Lombok Timur
"Banjir di tiga desa itu akibat hujan lebat yang terjadi hingga tadi (Selasa 13/1) malam," katanya, Rabu, seperti dikutip Antara.
Menurutnya, banjir mulai terjadi menjelang malam dan air masuk ke rumah warga. Berdasarkan data BPBD, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Pihaknya segera mengerahkan petugas untuk melakukan penanganan guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
"Kami langsung melakukan asesmen tadi malam. Tidak ada warga yang mengungsi," katanya.
Berdasarkan data sementara dampak banjir tersebut, kata dia, 50 Kepala Keluarga (KK) di Desa Montong Ajang terdampak dan Desa Kabul sebanyak 250 KK terdampak.
"Total warga terdampak itu sekitar 300 KK. Untuk Desa Selong Belanak data warga terdampak belum ada laporan dan kondisi air telah surut begitu hujan selesai," ujarnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Antara
- banjir lombok tengah
- lombok tengah
- bpbd lombok tengah
- banjir
- ntb





