Bagian Pinjaman, Pakistan Tawarkan Jet JF-17 Thunder ke Arab Saudi

republika.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Arab Saudi berpotensi menjadi negara Arab kedua yang membeli jet tempur multiperan JF-17 Thunder buatan Pakistan. Kesepakatan yang dilaporkan tersebut dapat menempatkan Riyadh pada jalur untuk memperoleh armada pesawat tempur canggih paling beragam di seluruh Timur Tengah.

Kerajaan kaya raya di Timur Tengah tersebut sedang membahas penyelesaian pinjaman sebesar 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 33,7 triliun kepada Pakistan sebagai imbalan atas sejumlah jet JF-17 yang tidak ditentukan, menurut laporan Reuters pada Rabu pekan lalu. Nilai total kesepakatan yang belum dikonfirmasi tersebut bisa mencapai 4 miliar dolar AS atau sekitar PR 67,4 triliun, dengan Riyadh akan mengeluarkan tambahan 2 miliar dolar AS untuk peralatan setelah Islamabad membayar utangnya melalui pasokan pesawat tempur.

Baca Juga
  • Menhan Sjafrie Unggah Foto Miniatur Jet Tempur JF-17 Thunder
  • Indonesia Dilaporkan Tertarik Akuisisi 40 Unit Jet Tempur JF-17 Thunder dari Pakistan
  • Pakistan Jual 18 Jet Tempur JF-17 Thunder ke Libya Kubu Khalifa Haftar

Berita itu muncul hanya sebulan setelah Reuters juga melaporkan bahwa Pakistan menandatangani kontrak penting untuk menjual JF-17 kepada kelompok Tentara Nasional Libya, yang mengendalikan dan memerintah Libya timur. Kesepakatan itu tampaknya merupakan penjualan pertama jet Pakistan ke negara Arab.

Kesepakatan Libya dilaporkan mencakup 16 unit jet JF-17 dan peralatan militer lainnya yang tidak ditentukan dengan perkiraan nilai 4-4,6 miliar dolar AS. Pada awal 2025, Pakistan mengamankan kontrak menguntungkan untuk menjual 40 unit JF-17 ke Azerbaijan berdasarkan perjanjian pertahanan senilai 4,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 77,5 triliun.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Oleh karena itu, dapat diasumsikan bahwa Riyadh mungkin akan mengakuisisi antara 16 hingga 40 jet JF-17 berdasarkan kesepakatan terbaru yang dilaporkan. Dikutip dari Forbes, Arab Saudi juga pasti akan mencari varian JF-17C Block III terbaru, yang dilengkapi dengan radar array pemindaian elektronik aktif dan kompatibel dengan rudal udara-ke-udara jarak jauh PL-15 China yang tangguh.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Viral Menu Makanan Anak Sisca Kohl, dari Caviar hingga Lobster Jumbo
• 8 menit laluinsertlive.com
thumb
Menlu RI Paparkan Strategi Diversifikasi: Aktif di BRICS, G20 hingga OECD
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Banjir Rendam 76 Rumah di Desa Ampel Jember, BPBD Bergerak Cepat Lakukan Penanganan
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Airlangga Siapkan Dana Rp335 Triliun untuk MBG 2026
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
• 28 menit lalusuara.com
Berhasil disimpan.