Kakorlantas: ETLE drone lompatan besar penegakan hukum lalu lintas

antaranews.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan bahwa electronic traffic law enforcement (ETLE) drone bernama ETLE Drone Patroli Presisi merupakan lompatan besar dalam penegakan hukum lalu lintas.

“Ini menandai perubahan besar dari pengawasan berbasis darat menuju pengawasan udara yang real time dan terintegrasi,” kata Agus di Jakarta, Rabu.

Ia menerangkan, penerapan ETLE drone membawa sejumlah keunggulan strategis dalam mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

Dari sisi pengawasan menyeluruh, ujarnya, kamera drone mampu memantau situasi lalu lintas dari ketinggian dan merekam pelanggaran yang sulit terdeteksi kamera statis atau patroli konvensional, seperti menerobos lampu merah, tidak menggunakan helm, melawan arus, hingga pelanggaran di titik rawan kecelakaan,” imbuhnya.

Dari sisi otomatisasi dan integrasi sistem, setiap pelanggaran yang terekam drone langsung tervalidasi sebagai bukti elektronik dan terhubung dengan sistem ETLE nasional sehingga proses penindakan menjadi lebih cepat, akurat, dan akuntabel.

“Transparansi dan objektivitas, penggunaan ETLE drone meminimalkan kontak langsung antara petugas dan pelanggar,” ucapnya.

Selain itu, penindakan menggunakan ETLE drone dilakukan berbasis data dan bukti digital sehingga lebih transparan serta mengurangi potensi konflik maupun penyimpangan di lapangan.

Sementara itu, lanjut dia, dari sisi efektivitas dan pencegahan, jangkauan pengawasan yang luas memungkinkan Polri menjangkau area sulit, titik rawan, dan wilayah padat lalu lintas.

Agus juga menegaskan bahwa penerapan ETLE drone tidak semata-mata penindakan, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas yang modern, humanis, dan berkeadilan.

“Teknologi ini kami hadirkan untuk keselamatan. Tujuan akhirnya adalah melindungi nyawa dan menciptakan lalu lintas yang tertib serta beradab,” ucapnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Geger! Ribuan Ikan di Danau Grati Pasuruan Mati Mendadak, Ini Penyebabnya
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Viral Penumpang Tunanetra Jatuh ke Got, Pramono Anung Minta Maaf dan Janji Evaluasi
• 55 menit lalugenpi.co
thumb
Diabaikan Manchester United, Reaksi Ole Gunnar Solskjaer Akhirnya Terungkap
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Smelter Terancam Kekurangan Bahan Baku, Impor Bijih Jadi Opsi
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Pemerintah Konsen Kembalikan Kerugian Negara, DPR Dorong KPK Berikan Efek Jera Pelaku Korupsi Pajak
• 2 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.