Pramono mengatakan pihaknya menganggarkan Rp254 juta untuk mencopot ratusan tiang monorel di Rasuna Said.
IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turut menyaksikan groundbreaking pencopotan 109 tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026) pagi.
Pencopotan tiang itu, turut dihadiri oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso (Bang Yos) dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta Patris Yusrian Jaya. Tiang itu dibongkar setelah 22 tahun berdiri di Jalan HR Rasuna Said.
"Saya hari ini bersama dengan Bang Yos, Bapak Sutiyoso, dengan Kajati Bapak Kajati, dan juga dari KPK Bapak Tiar, melakukan penataan jalan Rasuna Said yang dimulai dengan memotong tiang monorel yang sudah 21 menginjak 22 tahun," ujar Pramono usai menyaksikan pencopotan tiang monorel.
Pramono mengatakan pembongkaran tiang monorel ini sudah tak ada masalah dari sisi hukum. Ia pun menyampaiakan, pihaknya menganggarkan Rp254 juta untuk mencopot tiang monorel tersebut.
"Untuk biaya pembongkarannya sendiri sebenarnya Rp254 juta. Kemudian untuk penataan secara keseluruhan, nanti ada jalan, ada selokan, ada taman, kemudian ada pedestarian, diperkirakan Rp102 miliar," ungkap Pramono.
"Sehingga sekaligus saya ingin meluruskan bahwa yang Rp100 miliar itu bukan motongnya, motongnya hanya 254 juta rupiah," tambahnya.
Ia pun memastikan, pihaknya akan menata Jalan HR Rasuna Said menjadi rapi. Dengan demikian, ia berharap, para pengendara bisa melalui dengan lancar bila sudah tak ada tiang momorel.
Pramono juga berterima kasih pada Bang Yos yang telah merestui pembongkaran tiang monorel tersebut.
"Terus terang pemancangan ini di era Bang Yos, tetapi beliau sangat terganggu tidak terselesaikannya kegiatan ini. Bukan Bang Yos tidak mau menyelesaikan, karena memang Bang Yos sudah berakhir tugasnya tidak dilanjutkan, berganti kebijakan," ucap Pramono.
"Kemudian saya karena ini sudah ide dengan support dari Kajati dan KPK kita selesaikan dan hari ini mudah-mudahan ini menjadi penanda bahwa Jakarta memang sedang menata diri untuk memperbaiki fasilitas publik yang dimiliki oleh Jakarta. Itu yang ingin kami sampaikan," sambungnya.
(Febrina Ratna Iskana)



