Keberanian Aurelie Moeremans menuangkan kisah pribadinya ke dalam tulisan mengundang simpati dari berbagai kalangan, termasuk penyanyi Andien. Andien menyampaikan dukungannya secara terbuka melalui platform media sosial X.
Dalam unggahan di X, Andien mengungkap apresiasi atas keberanian Aurelie.
"Terima kasih, Aurelie, untuk Broken Strings," tulis Andien.
Bagi Andien, Broken Strings bukan sekadar bacaan, melainkan tanda keberanian seorang perempuan untuk berdamai dengan masa lalunya.
Andien menyoroti pentingnya kejujuran dalam proses penyembuhan trauma. Ia percaya bahwa mengakui adanya luka adalah langkah pertama yang mendamaikan.
"Aku percaya luka yang diakui, dan pemulihan yang dijalani dengan jujur akan berbuah baik," tulis Andien.
Buku Broken Strings sendiri merupakan narasi yang sangat personal bagi Aurelie Moeremans. Judul Senar yang Putus menjadi metafora bagi hidupnya yang sempat hancur akibat pengalaman pahit di masa lalu.
Aurelie pernah terjebak dalam hubungan yang sangat toksik dan penuh kekerasan fisik maupun emosional di usia 16 hingga 18 tahun. Selama bertahun-tahun, Aurelie menyimpan trauma itu, lalu menuliskannya.
Andien lalu menyampaikan doa tidak hanya untuk Aurelie, tetapi juga bagi perempuan yang sedang berjuang di posisi yang sama.
"Doaku untukmu dan semua perempuan yang pernah (atau sedang) menjadi korban," tulis Andien.
"Semoga yang pernah patah kini menemukan napasnya kembali," tutup Andien.




