Program MBG Pacu Perputaran Ekonomi Warga Kabupaten Bekasi

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memacu perputaran ekonomi warga dan berdampak signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Bekasi. Hal ini diutarakan oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Bekasi Fadly Marissatrio.

"Program ini tidak hanya menyasar peningkatan gizi anak tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus penguatan ekonomi lokal," katanya di Cikarang, Rabu.

Ia bahkan menyebut program makan bergizi gratis menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan jumlah warga miskin secara tidak langsung.

"Dengan adanya MBG, beban pengeluaran keluarga bisa berkurang. Kalau sebelumnya satu anak butuh uang jajan sekitar Rp10 ribu per hari, sekarang dana itu bisa ditabung atau dialihkan untuk kebutuhan lain," ujar dia.

Selain berdampak pada kesejahteraan keluarga, pemerintah daerah juga mengoptimalkan MBG untuk mendorong perputaran ekonomi lokal, khususnya di tingkat desa.

Berdasarkan instruksi Kementerian Dalam Negeri, pemerintah daerah ditugaskan sebagai koordinator Satuan Tugas MBG. "Di Kabupaten Bekasi, Satgas MBG resmi dibentuk tahun 2026 melalui SK Bupati. Setelah itu kami langsung turun ke lapangan," kata Fadly.

Salah satu strategi yang dijalankan adalah menghubungkan petani dan nelayan lokal dengan dapur MBG melalui peran BUMDes. Bahan baku pangan tidak lagi dibeli dari pasar dengan harga tinggi, melainkan langsung dari produsen lokal.

"Kami dorong petani, peternak serta nelayan menjual ke BUMDes, lalu BUMDes memasok ke dapur MBG. Petani terbantu, BUMDes hidup dan ekonomi desa berputar," ujar dia.

Fadly menyebut model seperti itu telah diterapkan dengan sukses di sejumlah desa. Salah satunya di BUMDes Karangpatri, Kecamatan Pebayuran yang bahkan telah mampu menyerap lebih dari 50 tenaga kerja dan menjadi proyek percontohan wilayah itu.

Menurut dia, sinergi MBG dengan potensi lokal merupakan langkah strategis untuk menjadikan program nasional ini tidak hanya bersifat konsumtif melainkan juga produktif serta berkelanjutan.

"Tujuannya untuk menumbuhkan perputaran ekonomi di wilayah, BUMDes diposisikan sebagai pemasok utama bahan baku MBG. Petani, nelayan, pembudidaya memasok bahan-bahan ke BUMDes," katanya.(chm)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AGTI Apresiasi Fokus Presiden Prabowo pada Hilirisasi Industri Tekstil dan Garmen
• 6 jam lalumediaindonesia.com
thumb
BPJS Kesehatan dan Gojek Berkolaborasi Lindungi Pengemudi Mitra melalui JKN
• 21 jam lalunarasi.tv
thumb
Bukan Persija Jakarta, Alasan Kuat Persebaya Surabaya Berpotensi Kejutkan Persib Bandung di Putaran Kedua Super League
• 3 jam laluharianfajar
thumb
ART Wanita di Kota Serang Ditusuk 2 Orang Tak Dikenal hingga Tewas
• 18 jam laludetik.com
thumb
KPU Bakal Gelar Rapat Usai KIP Kabulkan Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi
• 17 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.