JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjawab ramainya pertanyaan soal biaya pembongkaran tiang monorel.
Jika pembiayaan Rp100 miliar menjadi sorotan, ternyata menurut Pramono Anung, biayanya tak segitu.
"Untuk biaya pembongkarannya sendiri sebenarnya Rp254 juta," kata Pramono.
Selain pembongkaran tiang pancang, Pramono juga akan melakukan penataan kawasan Rasuna Said untuk menanggulangi kemacetan.
BACA JUGA:Sutiyoso Lega Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Dibongkar: Lewat Sini Nggak Sakit Mata Lagi
Nantinya jalur cepat dan jalur lambat di Jalan HR Rasuna Said sisi timur akan dilebur menjadi satu menyerupai sisi barat.
"Untuk penataan secara keseluruhan, nanti ada jalan, ada selokan, ada taman, kemudian ada pedestarian, diperkirakan (anggarannya) Rp102 miliar," ungkapnya.
Pramono menargetkan, pembongkaran tiang monorel dan penataan kawasan Rasuna Said akan rampung pada September 2026.
BACA JUGA:Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Disaksikan Sutiyoso, Pramono: Jakarta Sedang Menata Diri
"Ini menjadi penanda bahwa Jakarta memang sedang menata diri untuk memperbaiki fasilitas publik yang dimiliki oleh Jakarta," katanya.
Di sisi lain, e ks Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso alias Bang Yos mengaku lega tiang monorel mangkrak di Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan akhirnya dibongkar.
Bang Yos pun datang langsung ke lokasi untuk menyaksikan dimulainya pembongkaran tiang monorel yang mengkrak pengerjaannya salama 22 tahun pada Rabu, 14 Januari 2026.
BACA JUGA:Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Telan Anggaran Rp100 Miliar
Pada kesempatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Bang Yos secara simbolis mencopot besi tiang monorel yang telah dipotong oleh petugas Dinas Bina Marga sebagai penanda dimulainya pembongkaran.
"Jujur saja hari ini hati saya itu lega sekali gitu ya dengan adanya kepastian yang dicanangkan oleh Pak Gubernur Pramono pada pagi hari ini gitu," kata Sutiyoso di lokasi.
- 1
- 2
- »





