Dukungan dari TNI-Polri diperlukan bukan hanya dalam aspek operasional, tetapi juga dalam pembinaan karakter peserta didik.
IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto meminta keterlibatan aktif Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk mendukung pelaksanaan Sekolah Rakyat.
"Saya minta juga bantuan TNI dan Polri secara bergilir mungkin mengirim beberapa perwira untuk bantu. Mungkin dikunjungi, bergiliran dan dibina, diberi cara berpakaian yang baik, cara pakai dasi yang baik ya, cara pakai baret yang baik," kata Prabowo, Rabu (14/1/2026).
Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan tanpa biaya untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan pendidikan berkualitas.
Prabowo menambahkan, dukungan dari TNI-Polri diperlukan bukan hanya dalam aspek operasional, tetapi juga dalam pembinaan karakter peserta didik.
Dia mendorong agar anggota TNI dan Polri tidak hanya hadir tapi juga berperan dalam memberi teladan bagi para siswa.
Prabowo melanjutkan, pengalaman dalam disiplin dan ketertiban yang dimiliki oleh TNI dan Polri bisa menjadi modal penting dalam menguatkan karakter anak-anak yang mengikuti program ini.
Selain itu, Prabowo turut mengingatkan para guru agar selalu menjadi contoh yang baik bagi murid-muridnya, khususnya dalam menanamkan nilai kedisiplinan yang menjadi bagian utama dari pembentukan karakter anak.
"Semua unsur yang bekerja keras untuk sekolah rakyat. Terima kasih anak-anakku atas semangatmu. Guru-guru terima kasih, kepala sekolah terima kasih. Saya minta dibina dengan baik," kata dia.
"Guru harus selalu memberi contoh. Ya. Guru harus memberi contoh. Saya minta para guru selalu memberi yang terbaik, memberi contoh. Tampil di depan murid harus dalam keadaan yang baik, yang tertib, yang rapi ya," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)




