Bantah Isu Rp10 Miliar, Ayah Farel Prayoga Tegaskan Konflik dengan Manajer, Bukan Anak

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Ayah Farel Prayoga, Joko Suyoto, angkat bicara untuk meluruskan polemik yang menyeret namanya ke ruang publik. Ia menegaskan tidak pernah berselisih dengan sang anak dan menyebut konflik justru terjadi dengan pihak manajer.

Joko menyayangkan pernyataan manajer yang menyebut keluarga telah menghabiskan lebih dari Rp10 miliar dari hasil kerja Farel. Klaim tersebut dinilai sepihak dan tidak disertai bukti yang jelas.

“Masalahnya bukan dengan Farel, komunikasi kami baik, yang jadi persoalan itu pernyataan manajer soal uang Rp10 miliar,” ujar Joko yang dikutip Grid.ID melalui tayangan Youtube Reygben Entertainment, Selasa (13/01/2026).

Menurut Joko, sejak awal ia hanya meminta satu hal, yakni transparansi aliran dana. Ia menantang pihak manajemen untuk membuka data rekening agar semua tudingan bisa diuji secara terbuka.

“Kalau memang benar ada Rp10 miliar, silakan diprint rekeningnya biar semua jelas,” ucapnya.

Ia menolak anggapan bahwa dirinya menguasai atau menghabiskan penghasilan anaknya. Joko mengaku tidak pernah menyimpan uang Farel dan hanya meminta jika ada kebutuhan tertentu.

“Kalau dibilang saya menghabiskan uang anak, itu tidak benar dan bisa dibuktikan lewat rekening,” katanya.

Kuasa hukum Joko, Charisma Adilaga Sugiyanto, menegaskan bahwa polemik ini keliru jika diposisikan sebagai konflik ayah dan anak. Menurutnya, akar persoalan berada pada hubungan profesional dengan manajer.

“Ini bukan ayah versus anak, tapi ayah versus manajer,” kata Charisma.

Charisma juga menyebut narasi yang berkembang telah membentuk opini publik seolah-olah Joko bersalah. Padahal, menurutnya, belum ada pembuktian hukum atas tudingan tersebut.

Untuk meluruskan isu yang berkembang, Joko bersama kuasa hukumnya mendatangi Komnas Perlindungan Anak. Langkah itu disebut sebagai upaya klarifikasi, bukan pelaporan.

 

“Kami datang ke Komnas Anak untuk meluruskan isu eksploitasi yang tidak sesuai fakta,” ujar Charisma.

Ia menjelaskan, dalam kerja sama Farel dengan manajer terdapat perjanjian yang diketahui dan disetujui orang tua. Oleh karena itu, tudingan eksploitasi dinilai tidak tepat secara hukum.

Charisma menambahkan, eksploitasi anak memiliki definisi hukum yang jelas dan tidak bisa disematkan sembarangan. Hak-hak Farel, termasuk pendidikan dan kebutuhan dasar, disebut tetap terpenuhi.

“Kalau ada izin orang tua dan perjanjian kerja, itu tidak bisa disebut eksploitasi,” katanya.

Sementara itu, Joko mengaku terpukul karena pemberitaan membuatnya seolah menjadi pihak yang merugikan anak sendiri. Ia menilai framing yang muncul telah menghakimi tanpa klarifikasi utuh.

Joko menegaskan dirinya terbuka jika memang ada proses hukum yang ingin ditempuh. Namun ia meminta semua pihak berhenti menggiring opini tanpa data.

“Saya cuma minta satu, buktikan apa yang dituduhkan,” ujarnya.

Hingga kini, pihak keluarga berharap polemik ini tidak semakin membebani kondisi psikologis Farel. Joko menyatakan tetap mendukung karier sang anak, apapun situasi yang terjadi. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Terseret Kasus Dugaan Penggelapan, Ezel Minta Publik Tak Sangkut Pautkan dengan Boiyen
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Meski Pimpin Klasemen, Bung Ropan Ingatkan Persib Bandung Jangan Senang Dulu: Masih Sangat Sengit
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
SMA Taruna Nusantara Malang Dirancang Langsung oleh Prabowo Sejak 2023
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Dijadikan Tersangka Pakai Pasal di KUHP Lama, Kakanwil ATR/BPN Bali Ajukan Praperadilan
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Lirik Lagu Blue - DK dan Seungkwan Seventeen
• 15 jam laluinsertlive.com
Berhasil disimpan.