JAKARTA, DISWAY.ID-- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyoroti usul beberapa pihak yang menyarankan Kapolri didampingi dua Wakapolri.
Komisioner Kompolnas, Chairul Anam mengatakan kunci utama penguatan organisasi Polri bukan terletak pada penambahan struktur jabatan, melainkan pada akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan yang kuat dalam tata kelola kepolisian.
BACA JUGA:Peresmian SMA Taruna Nusantara Malang, Menko AHY: Menyiapkan SDM Unggul, Menuju Indonesia Emas 2045
BACA JUGA:BPOM Perintahkan Nestle Tarik Susu Formula S-26 Promil Gold pHPro 1 Karena Berpotensi Tercemar Toksin
Menurutnya, wacana pembagian jabatan Wakapolri menjadi dua, wilayah Barat dan Timur bukanlah persoalan utama dalam efektivitas komando kepolisian.
Ia menilai, hingga saat ini, sistem komando Polri masih berjalan efektif.
"Problem utamanya bukan di situ, tapi bagaimana memastikan tata kelola akuntabilitas dan transparansi itu terjaga. Budaya akuntabilitas dan transparansi inilah yang paling penting," katanya kepada awak media, Rabu 14 Januari 2026.
Dijelaskannya, Kapolri maupun Wakapolri saat ini tetap mampu mengendalikan jajaran kepolisian hingga tingkat Polres di seluruh Indonesia.
BACA JUGA:Pedagang Cilok Ditusuk Rekannya di Kembangan, Warga Sebut Dipicu Dendam Lama
BACA JUGA:Minta Nambah, Kelakar Menlu Sugiono yang Masih Kurang Didampingi 3 Wamen
Karena itu, efektivitas rentang kendali bukan menjadi isu krusial dalam organisasi Polri.
Lebih lanjut, Chairul Anam menyoroti pentingnya pendekatan teritorial berbasis kapasitas dan infrastruktur wilayah, bukan sekadar pembagian geografis Barat dan Timur.
Ia mendorong penerapan tour of duty yang adil bagi personel Polri.
"Personel polisi tidak hanya bertugas di Jawa, tapi juga harus merasakan tantangan di Papua, Kalimantan, Sulawesi, dan wilayah lainnya. Dengan begitu, pemerataan kemampuan dan standar kinerja bisa terwujud," jelasnya.
Diungkapkannya, pengalaman bertugas di berbagai daerah akan menciptakan standar minimum pelayanan dan kepemimpinan yang seragam, karena para pejabat kepolisian memahami langsung tantangan di setiap wilayah.
- 1
- 2
- »




