Jakarta, ERANASIONAL.COM – Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Penyanyi dan artis Denada dilaporkan tengah menghadapi gugatan hukum yang diajukan oleh seorang pemuda bernama Ressa Rizky Rossano. Gugatan tersebut berkaitan dengan dugaan penelantaran anak, yang sontak menarik perhatian publik dan menjadi perbincangan luas di media sosial.
Menanggapi kabar yang berkembang, pihak manajemen Denada akhirnya angkat bicara. Dalam keterangan resmi yang disampaikan kepada media, perwakilan Manajemen Denada, Risna Ories, menyampaikan sikap resmi artis yang selama ini dikenal aktif di dunia musik dan hiburan tersebut.
Risna mengawali pernyataannya dengan menyampaikan rasa prihatin atas isu yang mencuat ke ruang publik. Ia menekankan bahwa persoalan tersebut sejatinya merupakan ranah keluarga, yang seharusnya mendapatkan ruang privasi.
“Sangat prihatin atas isu publik yang berkembang, yang sebenarnya ini adalah ranah keluarga. Karena bagaimanapun juga, semua keluarga memiliki privasi, dan setiap keluarga punya cerita,” ujar Risna Ories dalam keterangannya, Minggu (11/1).
Menurut pihak manajemen, sorotan publik terhadap persoalan keluarga berpotensi menimbulkan berbagai spekulasi yang belum tentu sesuai dengan fakta hukum yang sebenarnya. Oleh karena itu, Risna meminta agar masyarakat menyikapi isu tersebut dengan bijak dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan.
Meski demikian, pihak Denada menegaskan bahwa mereka tidak menghindari proses hukum yang sedang berjalan. Saat ini, Denada bersama tim kuasa hukum disebut tengah mempelajari dan menelaah secara mendalam isi gugatan yang diajukan oleh Ressa Rizky Rossano.
“Namun, agar tidak bergulir terlalu berlebihan, kami sampaikan bahwa saat ini Denada dan tim hukum sedang mempelajari serta menelaah secara cermat hal-hal yang berkaitan dengan gugatan tersebut, sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati bersama,” kata Risna.
Ia menambahkan bahwa setiap langkah yang diambil akan mengedepankan prinsip kehati-hatian, mengingat perkara ini menyangkut persoalan sensitif dan berdampak pada banyak pihak, terutama yang berkaitan dengan keluarga.
Pihak manajemen juga meminta pengertian dari publik, media, dan seluruh pihak agar memberikan ruang dan waktu bagi Denada untuk menghadapi persoalan ini secara proporsional.
“Untuk menjaga ketenangan dan kejelasan informasi, kami mohon pengertian agar diberikan ruang dan waktu bagi Denada untuk menelaah perkara ini secara objektif dan proporsional, serta tetap mempertimbangkan kebaikan semua pihak,” tutur Risna.
Permintaan tersebut disampaikan untuk mencegah berkembangnya informasi yang simpang siur serta menjaga agar proses hukum dapat berjalan dengan tenang tanpa tekanan opini publik yang berlebihan.
Di tengah situasi yang tidak mudah ini, Denada melalui pihak manajemen juga menyampaikan rasa terima kasih atas simpati, empati, dan dukungan yang diberikan oleh para penggemar maupun masyarakat luas.
“Terima kasih atas perhatian, empati, dan pengertian yang diberikan. Dukungan kalian sangat berarti bagi Denada,” ucap Risna mewakili Denada.
Dukungan tersebut, menurut pihak manajemen, menjadi sumber kekuatan moral bagi Denada dalam menghadapi persoalan yang sedang berlangsung.
Kasus yang menyeret nama figur publik seperti Denada tak terhindarkan dari sorotan luas. Namun demikian, sejumlah pengamat hukum kerap mengingatkan pentingnya menjunjung prinsip praduga tak bersalah, terutama ketika proses hukum masih berjalan dan belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Dalam konteks ini, pernyataan resmi dari pihak manajemen Denada menjadi penegasan bahwa hingga saat ini belum ada kesimpulan hukum, dan semua pihak diminta menghormati mekanisme hukum yang berlaku.
Denada sendiri dikenal sebagai artis yang telah lama berkiprah di industri hiburan Indonesia. Selain karier musik, kehidupannya sebagai ibu juga kerap menjadi perhatian publik. Oleh karena itu, isu dugaan penelantaran anak menjadi topik yang sensitif dan memerlukan penanganan yang sangat hati-hati.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan langsung dari Denada secara pribadi terkait gugatan tersebut. Pihak manajemen menyatakan akan menyampaikan informasi lanjutan apabila telah ada perkembangan signifikan dari proses hukum yang sedang berjalan.




