ANTM Pastikan Isu Ratusan Pekerja Terjebak di Tambang Bogor Hoaks, Ini Penjelasannya

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menegaskan video yang menarasikan ledakan di tambang Antam di Pongkor yang membuat ratusan pekerja terjebak adalah hoaks.

ANTM menegaskan video yang menarasikan ledakan di tambang Antam di Pongkor yang membuat ratusan pekerja terjebak adalah hoaks. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menegaskan video yang menarasikan ledakan di tambang Antam di Pongkor yang membuat ratusan pekerja terjebak adalah tidak benar alias hoaks.

Corporate Secretary Antam, Wisnu Danandi, menjelaskan video yang beredar di media sosial merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah. Penanganan tersebut telah diantisipasi dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur keselamatan serta standar operasional perusahaan.

Baca Juga:
Antam (ANTM) Luncurkan Emas Batangan Tematik Imlek, Intip Detailnya

"Video yang beredar merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah yang telah diantisipasi dan ditangani sesuai dengan prosedur keselamatan dan standar operasional perusahaan, termasuk pengaturan ventilasi dan pengamanan area kerja," ujar Wisnu saat dikonfirmasi IDXChannel, Rabu (14/1/2026).

Wisnu memastikan, kegiatan tersebut tidak berdampak pada keselamatan karyawan Antam. Di samping itu, seluruh aktivitas operasional perusahaan tetap berjalan normal dan berada dalam kondisi terkendali.

Baca Juga:
Saham ANTM-HRTA Cs Melonjak usai Harga Emas Tembus Rekor USD4.600

"Antam memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana yang diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan Antam yang terjebak di dalam area tambang," katanya.

Menurut Wisnu, perseroan senantiasa menjalankan kegiatan usaha dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja, pengendalian risiko, serta penerapan kaidah pertambangan yang baik atau good mining practice. Antam juga terus berkoordinasi dengan aparat dan para pemangku kepentingan terkait guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

"Antam mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan merujuk pada informasi resmi yang disampaikan oleh perusahaan maupun pihak berwenang," ujarnya.

>

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Manchester City Selangkah Lagi ke Final Piala Liga Usai Tumbangkan Newcastle
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Gibran Tunda Kunjungan ke Papua Pegunungan, Masalah Keamanan Jadi Pertimbangan
• 43 menit laluidxchannel.com
thumb
Cekal Bos Djarum, Kejagung Klaim Masih Usut Dugaan Korupsi Manipulasi Pajak
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Dana Abadi Kebudayaan 2026 Naik, Menbud Usul Kemudahan Akses Pelaku Seni
• 10 jam laludetik.com
thumb
PTTUN Palembang Rayakan Hari Jadi ke-3, Dorong Peradilan Inklusif dan Berkeadilan | MA NEWS
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.