Sri Mulyani Tetap Bersinar Usai Pensiun, Kini di Gates Foundation dan Universitas Oxford

eranasional.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Nama Sri Mulyani Indrawati tetap bersinar di panggung internasional meski tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia. Setelah menyelesaikan masa baktinya di pemerintahan, Sri Mulyani justru melanjutkan kiprah di level global dengan bergabung dalam dua institusi bergengsi dunia: Gates Foundation dan Universitas Oxford.

Baru-baru ini, Sri Mulyani resmi ditetapkan sebagai anggota Dewan Pengurus Gates Foundation, yayasan filantropi terbesar di dunia yang didirikan oleh Bill dan Melinda Gates. Penunjukan tersebut diumumkan secara resmi melalui laman Gates Foundation pada Senin (12/1/2026).

“Dr. Indrawati bergabung dengan Dewan Pengurus pada saat yang sangat penting dalam sejarah yayasan ini,” tulis Gates Foundation dalam pengumuman resminya.

CEO sekaligus anggota Dewan Pengurus Gates Foundation, Mark Suzman, menilai pengalaman panjang Sri Mulyani di bidang kebijakan ekonomi, keuangan publik, dan tata kelola pemerintahan menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi yayasan.

“Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk kebijakan ekonomi yang adil, keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan,” ujar Suzman.

Menurutnya, kepemimpinan Sri Mulyani akan membantu memastikan bahwa sumber daya Gates Foundation dimanfaatkan secara efektif untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai belahan dunia.

“Kepemimpinannya akan membantu memastikan sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mempromosikan pertumbuhan ekonomi inklusif, dan meningkatkan hasil bagi masyarakat di seluruh dunia,” imbuhnya.

Dalam pernyataannya, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa keterlibatannya dengan Gates Foundation bukanlah hal baru. Ia menyebut kolaborasi dengan yayasan tersebut telah terjalin hampir satu dekade terakhir, terutama dalam isu pembangunan inklusif dan pemanfaatan teknologi untuk kesejahteraan global.

“Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak sebesar mungkin dalam kehidupan mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat untuk bergabung dengan Dewan Direksi Gates Foundation guna berkontribusi pada momen penting yang penuh tantangan dan peluang ini,” ujar Sri Mulyani.

Ia menambahkan bahwa pengalaman panjangnya di bidang fiskal, keuangan global, dan kebijakan ekonomi diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi misi kemanusiaan yayasan tersebut.

“Saya sangat termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang baik ke dalam upaya-upaya penting ini untuk menyelamatkan nyawa dan meningkatkan taraf hidup,” lanjutnya.

Dalam struktur Dewan Pengurus Gates Foundation, Sri Mulyani akan bekerja bersama sejumlah tokoh global terkemuka, antara lain Bill Gates, Ashish Dhawan, Dr. Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, serta Mark Suzman.

Keanggotaan ini menempatkan Sri Mulyani sebagai salah satu figur asal Indonesia yang memiliki posisi strategis dalam pengambilan keputusan filantropi global.

Selain bergabung dengan Gates Foundation, Sri Mulyani juga mengemban peran akademik di Blavatnik School of Government, Universitas Oxford, Inggris. Ia dipercaya menjadi dosen dalam program World Leaders Fellowship sejak awal tahun 2026.

Pengumuman tersebut disampaikan Blavatnik School of Government pada 5 Desember 2025 melalui laman resminya.

“Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan Indonesia dan mantan Direktur Pelaksana serta Chief Operating Officer Bank Dunia, akan mengajar World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government untuk tahun 2026,” tulis pihak universitas.

Melalui program ini, Sri Mulyani akan berbagi pengalaman panjangnya selama berkarier di pemerintahan Indonesia dan di Bank Dunia, tempat ia pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana dan Chief Operating Officer.

Sri Mulyani menyatakan rasa hormat dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan oleh Universitas Oxford.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk bergabung dengan Blavatnik School of Government sebagai World Leaders Fellow di Universitas Oxford,” ujarnya.

Ia berharap dapat berkontribusi bagi pengembangan generasi pembuat kebijakan masa depan, sekaligus terus belajar di lingkungan akademik global.

“Saya berharap dapat berkontribusi secara bijaksana kepada komunitas ini, berbagi pengalaman saya sambil terus belajar, dan mendukung generasi pembuat kebijakan berikutnya agar siap memimpin dengan integritas, kompetensi, dan martabat di lingkungan yang semakin kompleks,” jelasnya.

Dalam pengumumannya, Blavatnik School of Government turut menyoroti rekam jejak Sri Mulyani. Ia tercatat sebagai Menteri Keuangan Indonesia pertama yang menjabat tiga periode berturut-turut dan pernah dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik Dunia tahun 2018.

Saat menjabat sebagai Direktur Pelaksana dan COO Bank Dunia, Sri Mulyani bertanggung jawab atas operasi lembaga tersebut di berbagai negara, termasuk kerja sama dengan negara-negara anggota untuk mengatasi tantangan pembangunan global, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan bersama.

Dekan Blavatnik School of Government, Ngaire Woods, menyatakan antusiasmenya atas bergabungnya Sri Mulyani dalam program World Leaders Fellowship.

“Kami sangat senang Sri Mulyani bergabung dengan Blavatnik School of Government untuk berbagi pengalamannya yang kaya dalam pembuatan kebijakan ekonomi global,” ujar Woods.

“Saya senang para peserta akan mendapat kesempatan untuk belajar langsung darinya,” imbuhnya.

Dengan peran barunya di Gates Foundation dan Universitas Oxford, Sri Mulyani menunjukkan bahwa kiprahnya tidak berhenti meski telah pensiun dari jabatan menteri. Sebaliknya, ia justru memperluas pengaruhnya di level global, berkontribusi pada isu-isu besar seperti pembangunan berkelanjutan, kebijakan ekonomi inklusif, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat dunia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Geger! Pedagang Cilok Luka-luka Usai Dianiaya di Kembangan
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Akan Dilakukan Bertahap
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Menuju Indonesia Emas 2045: PSIB UMM Bedah Ancaman Demografi
• 5 jam laluberitajatim.com
thumb
Sempatkanlah Berdoa Sebelum Santap Makananmu Agar Lebih Nikmat dan Berkah, Bacalah Doa Sebelum dan Setelah Makan
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Melesat Rp13.000, Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Massa
• 12 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.