Jakarta, IDN Times - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) mempercepat proses rehabilitasi pelayanan keagamaan di daerah yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Percepatan itu dilakukan agar masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah pada Ramadan 1447 Hijriah.
Direktur Jenderal Bimas Islam Abu Rokhmad mengatakan upaya pemulihan pascabencana mencakup perbaikan infrastruktur fisik sekaligus penguatan mental spiritual masyarakat. Ia menekankan, pentingnya menjaga keberlanjutan layanan keagamaan sebagai kebutuhan mendasar di masa krisis.
“Penanganan pascabencana harus menyentuh aspek fisik dan spiritual secara simultan. Masjid, KUA, madrasah, dan ruang-ruang keagamaan lainnya perlu segera dipulihkan agar tetap berfungsi sebagai pusat layanan umat, terlebih menjelang Ramadan. Layanan keagamaan tidak boleh terhenti,” ujar Abu dalam keterangannya, dikutip Rabu (14/1/2026).





