Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir

merahputih.com
4 jam lalu
Cover Berita

MerahPutih.com - Kondisi wilayah Aceh setelah diterjang banjir berangsur pulih walapun mayoritas titik mash dalam pembersihan lumpur dan infrastruktur dasar rusa tengah diperbaiki, setelah hampir 2 bulan lalu, tiga provinsi dilanda banjir.

Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh melaporkan sebanyak 155.193 jiwa atau 49.800 kepala keluarga (KK) hingga kini masih bertahan di pengungsian pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh akhir November 2025.

"Para pengungsi tersebut tersebar di 988 titik lokasi pengungsian di berbagai kabupaten/kota," kata Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, Murthalamuddin, di Banda Aceh, Rabu.

Dirinya menyebutkan, para pengungsi terbanyak saat ini berada di Kabupaten Aceh Utara dengan 67.876 jiwa, disusul Aceh Tamiang sebanyak 26.040 jiwa, Gayo Lues 19.906 jiwa, dan Pidie Jaya 14.794 jiwa.

Baca juga:

Raker Komisi IV DPR Bahas Upaya Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera

Selain itu, sejumlah pengungsi yang masih bertahan juga tercatat di Aceh Timur 8.507 jiwa, Aceh Tengah 8.021 jiwa, Bireuen 5.895 jiwa, Bener Meriah 2.116 jiwa, Nagan Raya 1.763 jiwa, Lhokseumawe 138 jiwa, serta Kabupaten Pidie 137 jiwa.

Selain itu, Murthala juga memaparkan bahwa banjir dan longsor telah menyebabkan kerusakan signifikan pada pemukiman warga. Sebanyak 148.819 unit rumah dilaporkan terdampak, dengan rincian 64.740 unit rusak ringan, 40.114 unit rusak sedang, serta 29.755 unit rusak berat, 1.942 unit hilang.

"Pemerintah terus berupaya memastikan pemulihan berjalan bertahap dan berkelanjutan, sehingga masyarakat terdampak bisa kembali hidup normal dengan kondisi hunian yang lebih layak,” katanya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Salat Berjamaah Jadi Jembatan Kedekatan Polres Pelabuhan Makassar dan Warga
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Polisi Ingatkan Waspada Penipuan Berkedok Reset Password Instagram
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Langgar UU Perkeretaapian, Hunian Liar di Bibir Rel Jakbar Dinilai Ancam Keselamatan Publik
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Paradoks Nilai Teknologi: Saat Inovasi Jadi Ancaman
• 14 jam laludetik.com
thumb
Bertemu Importir di Karachi, Wamendag Roro Bahas Jalur Pengiriman Produk Indonesia ke Pakistan
• 6 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.