LAMONGAN (Realita) - Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di TK Pembangunan 1 Desa Plumpang, Kecamatan Sukodadi Kabupeten Lamongan ditemukan ulat yang masih hidup di dalam sayuran yang disajikan.
Kepala Sekolah TK Pembangunan 1 Plumpang, Uswatun Hasanah, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika menu MBG tersebut dibawa pulang oleh salah satu siswanya.
Baca juga: Banjir Rendam Ribuan Hektar Sawah di 5 Kecamatan di Lamongan, Gubernur Khofifah Turun
"Benar, ada temuan ulat tersebut. Saat itu menu makanan dibawa pulang oleh siswa. Sesampainya di rumah, ketika hendak dikonsumsi, ibunya melihat ada ulat yang masih hidup menempel di daun sayuran," ujar Uswatun saat memberikan keterangan kepada media, Rabu (14/1/2026) .
Kaget dengan temuan tersebut, sang wali murid segera kembali ke sekolah untuk melaporkan kondisi makanan yang dianggap kurang higienis tersebut. Pihak sekolah pun merespons dengan cepat laporan tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap kesehatan para siswa.
Uswatun Hasanah melanjutkan, bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Setelah menerima laporan dari wali murid, pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan penyedia layanan makanan.
Baca juga: Sekdes Wonokromo Soal Dirinya Bersama Wanita di GPI: Saya Tidak Digerebek Dalam Kamar
"Kami langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak SPPG (Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi ) Surabayan, selaku penyedia menu. Kami ingin memastikan kualitas pangan yang diberikan kepada anak - anak tetap terjaga dan aman dikonsumsi," tambahnya.
Uswatun berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi serius bagi pihak penyedia agar lebih teliti dalam proses pencucian dan pengolahan sayuran. Menurutnya, aspek kebersihan sangat penting , mengingat sasaran program ini adalah anak - anak usia dini yang sangat rentan terhadap masalah kesehatan.
Baca juga: Produk Lokal Belum Maksimal Diserap Program MBG, UMKM Susu Kedelai Lamongan Kecewa
Sementara hingga berita ini ditulis, Mitra SPPG Surabayan, Hamam, belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi realita.co melalui pesan Whats'app nya, terkait ulat yang ada didalam masakan yang dibuat dari dapur tersebut.
Reporter : Defit Budiamsyah
Editor : Redaksi





