TANGIER, KOMPAS.TV - Semifinal Piala Afrika 2025 akan menghadirkan duel Senegal vs Mesir di Grand Stade de Tanger, Kamis (15/1/2026) dini hari waktu Indonesia. Kedua tim akan bersaing ketat memperebutkan tiket final Piala Afrika 2025.
Sepanjang sejarahnya, Timnas Senegal dan Mesir telah bertanding 15 kali. Mesir sedikit unggul atas Senegal dalam riwayat pertemuan dua raksasa Afrika tersebut.
Tim Firaun tercatat meraih tujuh kemenangan dari 15 pertandingan. Sedangkan Senegal meraih lima kemenangan, tiga pertandingan lain berakhir imbang.
Akan tetapi, di ajang Piala Afrika, Singa dari Teranga memiliki catatan yang lebih baik. Senegal menang dalam pertandingan terakhir lawan Mesir di Piala Afrika, yakni di partai final edisi 2021.
Senegal memenangkan partai final tersebut melalui adu penalti setelah imbang 0-0 hingga babak perpanjangan waktu.
Baca Juga: Visi John Herdman untuk Timnas Indonesia: Komitmen Bangun Warisan bagi Pelatih Lokal
Partai semifinal di Tangier pun menjadi ajang pembalasan Mesir atas kekalahan di partai final Piala Afrika. Laga ini sekaligus menjadi ajang pembuktian setelah Mesir dua kali gagal di babak final pada 2017 dan 2021.
Jelang laga ini, pelatih Mesir, Hossam Hassan mengaku pihaknya memiliki rasa hormat yang tinggi terhadap Senegal. Hassan pun menolak anggapan bahwa Senegal menjadi "momok" bagi timnya.
"Kami adalah juara Afrika tujuh kali, dan tidak aada istilah 'momok' dalam sepak bola. Siapa pun yang menghadapi tim nasional Mesir bermain sepenuh hati," kata Hassan dikutip laman resmi CAF.
Sementara itu, pelatih Senegal, Pape Thiaw menyebut pihaknya juga menghadapi laga melawan Senegal dengan rasa hormat. Menurut Thiaw, Mesir adalah tim kuat yang bertabur bintang.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- senegal vs mesir
- semifinal piala afrika
- piala afrika 2025
- mohamed salah
- sadio mane




