JAKARTA, KOMPAS.com – Tiga orang pengatur lalu lintas liar atau "Pak Ogah" yang menutup akses jalan di Exit Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, dan meminta uang kepada pengendara agar jalan dibuka ditangkap polisi pada Rabu (14/1/2026) sore.
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Aang Kaharudin menjelaskan bahwa ketiga pelaku ditangkap saat polisi sedang melakukan patroli rutin di lokasi kejadian.
"Tadi sore sekitar jam 17.30 WIB (diamankan). Kebetulan pas (mereka) baru sampai, baru mau ngatur-ngatur," ujar Aang saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu malam.
Baca juga: Disperkimtan Bekasi Minta Gapura Dukuh Zamrud Diaudit Inspektorat
Namun, dari hasil pemeriksaan, Aang meluruskan kesimpangsiuran informasi yang beredar di media sosial.
Ia menegaskan bahwa rantai dan gembok yang terpasang di Exit Tol tersebut adalah milik Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub), bukan alat yang digunakan Pak Ogah untuk memeras pengendara.
Penutupan jalan menggunakan rantai merupakan prosedur resmi dari Sudinhub.
"Jadi penutupan jalan itu memang dari Dishub, dan Dishub sudah menyatakan bahwa gembok penutupan itu dari Dishub," jelas Aang.
Berdasarkan koordinasi polisi dengan pihak Dishub, jalan tersebut memiliki jadwal buka-tutup resmi.
"Info dari Dishub, Dishub itu menutup dari jam 06.00 WIB pagi sampai jam 11.00 WIB siang. Jam 11.00 WIB siang dibuka, memang begitu, ada jadwalnya memang," ucapnya.
Aang memastikan bahwa narasi yang menyebut Pak Ogah menutup jalan dan baru membukanya setelah diberi uang tidak benar.
Baca juga: Pak Ogah Tutup Exit Tol Rawa Buaya Pakai Rantai, Minta Uang agar Jalan Dibuka
Para Pak Ogah baru mulai mengatur lalu lintas setelah petugas Dishub membuka akses jalan sesuai jadwal.
"Jadi bukan Pak Ogah itu yang nutup atau ngerantai segala, bukan. Itu memang dari Dishub. Mungkin ada aturannya dari jam 06.00 WIB pagi ditutup, jam 11.00 WIB siang sudah dibuka tuh jalan," kata Aang.
"Jadi kalau misalnya jam 11.00 WIB siang kan dibuka tuh sama Dishub, baru dia (Pak Ogah) ngatur. Gitu," sambungnya.
Dilakukan Pembinaan
Meski begitu, ketiga pelaku saat ini telah dibawa ke Mapolsek Cengkareng untuk dimintai keterangan lebih lanjut.